Workshop diikuti 38 peserta, terdiri dari 15 DUDI dan 23 dosen UDB Surakarta. Workshop ini digelar sebagai momen penyamaan persepsi terkait implementasi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) antara universitas dengan dunia industri.
"Selain itu, tujuan workshop ini adalah untuk mengembangkan kemitraan dengan DUDI untuk mendukung implementasi teaching factory di bidang IoT," demikian keterangan dari UDB Surakarta yang diterima Jawa Pos Radar Solo.
Workshop menghadirkan narasumber eksternal berkompenten dalam bidang IoT. Di antaranya adalah Muhammad Udin Harun Al Rasyid, PhD yang merupakan pakar IoT Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), CEO PT Sapta Cakra Manunggal Liarto, ST, MT, dan CEO PT Umbi Technologi Indonesia (Mars) Soekma A.S.
Muhammad Udin Harun Al Rasyid menyampaikan topik tentang implementasi MBKM bidang IoT di perguruan tinggi. Sementara Liarto menyampaikan topik tentang tren industri IoT global. Kemudian, Soekma memberikan topik tentang pentingnya kompetensi IoT dalam menghadapi industri 5.0.
Selain narasumber eksternal, acara workshop ini juga mendatangkan narasumber internal dari UDB. Yaitu
Wakil Rektor I UDB Tominanto, SKom, MCs. Narasumber internal menyampaikan topik terkait implementasi MBKM melalui magang IoT di DUDI.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU dengan 15 DUDI yang berasal dari Jakarta, Cilacap, Semarang, Jogja, dan Solo.
Perusahaan tersebut adalah PT UMG Idealab Indonesia, PT Nacola IoT Solution, Crocodic (PT Taman Media Indonesia), CV Techarea Indonesia Jaya (Techarea), PT Sapta Cakra Manunggal, Widya Imersif Teknologi, PT Karya Merapi Teknologi (KMTek), PT Metafora Indonesia Teknologi (IDMetafora), PT Gamatechno Indonesia, Jala Tech. Kemudian, PT Umbi Teknologi Indonesia (Mars), PT Solusi Teknologi Air Nusantara, Widya Matador, PT Merapi Tani Instrumen, dan Widya Robotic (PT Widya Inovasi Indonesia).
"Dengan adanya workshop dan kerja sama ini, kami berharap implementasi MBKM dengan DUDI dapat berjalan baik. Sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berkompeten di bidang IoT dan sejalan dengan kebutuhan industri dimasa depan," tutur Rektor UDB Dr Singgih Purnomo. (*/ria)
Editor : Syahaamah Fikria