Setelah penyampaian visi dan misi, tiap bakal calon rektor mendapat pertanyaan dari panelis. Terdiri dari enam unsur. Rinciannya, dua panelis perwakilan Senat Akademik (SA), dua perwakilan Dewan Profesor (DP), seorang perwakilan Pimpinan/Wakil Rektor, dua perwakilan Tenaga Kependidikan, dua perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), serta dua perwakilan tokoh masyarakat/tokoh pendidikan.
“Forum ini sangat penting. Sebab diharapkan dapat diperoleh informasi memadai, mengenai visi dan misi para bakal calon rektor,” kata Wakil Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNS Hasan Fauzi.
Setelah penyampaikan visi dan misi pada panel 1, selanjutnya akan ditetapkan tiga calon rektor UNS dalam Rapat Pleno MWA, 20 Oktober mendatang. Ketiga calon rektor ini kembali diberi kesempatan memaparkan visi dan misinya dalam panel 2, pada 27-28 Oktober.
“Setelah itu, MWA akan menggelar rapat pleno dengan agenda pemilihan rektor UNS pada 11 November. Lalu untuk pelantikan dan pengambilan sumpah rektor UNS terpilih, dijadwalkan pada 10-11 April 2023,” papar Hasan.
Sementara itu, bakal calon rektor menyampaikan visi dan misi di hadapan MWA, panitia pengawas (Panwas), panitia penjaringan dan penyaringan calon rektor (P3CR), panelis, serta perwakilan civitas akademika UNS.
Kedelapan profesor bakal calon rektor tersebut, yakni Bandi, Hartono, I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, Kuncoro Diharjo, Reviono, Sajidan, Samanhudi, serta Venty Suryanti. Tahapan penyampaian visi dan misi sesuai Peraturan MWA Nomor 8 Tahun 2022 tentang Tata Tertib Pemilihan Rektor Masa Bakti 2023–2028 Pasal 7 ayat (1). (ian/fer) Editor : Damianus Bram