Acara yang menginjak tahun ke-8 ini mengusung tema Genap. Artinya melengkapi kembali hal-hal yang telah pudar maupun hilang di lingkungan masyarakat. Didukung 5 pattern, yakni sudut pandang, adaptasi, responsif, evolusi dan evaluasi.
Pameran dibuka oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Bambang Sunarto, S.Sen., M.Sn. Turut hadir Dekan FSRD ISI Surakarta Dr. Ana Rosmiati, S.Pd., M.Hum; dan Kaprodi DKV Asmoro Nurhadi Panindias, S.Sn., M.Sn.
Event utama berupa pameran dengan dua kategori karya. Yaitu tematik dan ekspresif. Tematik menampilkan hasil rebranding 15 UMKM di Solo, sedangkan karya ekspresif menampilkan 35 karya yang berupa bentuk respons dari tema yang diangkat dengan terbagi menjadi dua kategori. Yaitu karya instalasi berjumlah tujuh dan karya ekspresif berjumlah 28 dalam bentuk poster. Selain pameran, terdapat tiga acara talkshow dan workshop menarik.
Ketua pelaksana Daniel Iota Raya menjelaskan, dalam event kreatif ini juga mengadakan kolaborasi dengan coffee shop di Solo yakni Stieti Coffee, Srengenge Kopi, dan Laju Kopi. Berupa rilis kemasan spesial kopi untuk event DKVACT #8, dimana packaging tersebut tersedia dari H-7 sebelum hingga acara selesai.
”Selain itu juga diselenggarakan Abhipraya Awards 2022 sebagai event penganugerahan karya terbaik mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta dengan lima kategori. Yaitu identitas visual, ilustrasi terapan, printed media, audio visual, dan digital design dengan total karya 35 karya yang terdiri dari empat kategori,” jelasnya.
Ana Rosmiati dalam sambutannya mengatakan, diperlukan kolaborasi dan bersinergi antarkampus, masyarakat, pemerintah, dan stakeholder lainnya dalam mengembangkan potensi industri kreatif lokal, khususnya melalui event seperti DKVACT ini kedepannya. (adv/adi) Editor : Damianus Bram