Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Ortu Siswa Mulai Inden Sekolah

Damianus Bram • Selasa, 17 Januari 2023 | 15:20 WIB
CARI INFORMASI: Pelayanan PPDB di kantor Disdik Kota Surakarta, saat tahun ajaran baru, belum lama ini. (SEPTIAN REFVINDA/RADAR SOLO)
CARI INFORMASI: Pelayanan PPDB di kantor Disdik Kota Surakarta, saat tahun ajaran baru, belum lama ini. (SEPTIAN REFVINDA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Tahun ajaran 2022-2023 baru saja memasuki semester genap. Namun satuan pendidikan, terutama sekolah swasta telah membuka pendaftaran siswa baru, untuk tahun ajaran 2023-2024. Alhasil pembukaan gelombang inden tersebut diserbu orang tua (ortu) siswa.

Dari inden, tersebut calon siswa baru akan mendapatkan fasilitas potongan pembayaran dan lainnya. Langkah itu tidak bisa disalahkan. Karena sekolah swasta hanya merespons keinginan masyarakat.

Bahkan, sistem inden juga dilakukan sekolah nonunggulan. Tujuannya agar tetap mendapatkan siswa baru, demi keberlangsungan sekolahnya. Fenomena ini diklaim wajar oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta Abdul Haris Alamsah.

“Inden itu kami nilai bukan pendaftaran. Hanya sekadar pendataan nama saja. Istilahnya titip nama. Kalau pendaftaran, tetap harus ikut rules pemerintah,” ungkap Haris.

Menurut Haris, tidak masalah sekolah swasta mulai membuka pendaftaran. Dengan catatan selama proses inden, tidak ada paksaan pungutan biaya dari sekolah. “Selama itu tanpa ditarik uang atau mempersulit masyarakat dalam hal pendidikan, ya tidak apa-apa,” imbuhnya.

Diakui Haris, sejumlah sekolah swasta kategori unggulan juga mulai curi start. Sudah membuka jalur inden. Mereka menawarkan beberapa program unggulan, di antaranya kelas internasional, kelas bahasa Inggris, dan lainnya. Termasuk diskon biaya pendaftaran per gelombang.

“Gelombang pertama siswa yang inden, mendapatkan dana pengembangan 75 persen. Khusus untuk warga Muhammadiyah. Sedangkan masyarakat umum dapat 50 persen. Sekarang sudah buka,” beber Humas SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Willys Sari Listiyani.

Sementara itu, salah satu ortu siswa Lastri mengaku sudah inden di SMA swasta. Supaya bisa mengamankan bangku anaknya di sekolah unggulan. Apalagi SMA tersebut memberi potongan harga pembayaran sekolah.

“Sudah inden kemarin. Takut tidak kebagian kuota. Karena pembelajaran agama di SMA itu bagus. Jadi tertarik untuk ambil inden,” ujarnya. (ian/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#Dinas Pendidikan Kota Surakarta #Inden Sekolah #sekolah swasta #Pendaftaran Sekolah #SMA Muhammadiyah 1 Surakarta