Waka Kurikulum SMPN 1 Surakarta Dwi Darmadi menjelaskan, kegiatan diisi sarahsehan dan workshop. Para narasumber mengangkat materi tentang keberagaaman dan toleransi antarumat beragama.
“Hari kedua, Selasa (7/2/2023), sarahsehan menghadirkan mantan Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo sebagai narasumber. Ada juga materi seputar wawasan kebangsaaan yang diisi Kalporesta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi,” terang Dwi.
P5 juga diisi pembuatan projek dan outing. Berupa video kampanye maupun poster, mengangkat tema toleransi antarumat beragama dan anti-bullying. Hasil projek tersebut, akan dipamerkan dalam gelar karya. Sedangkan untuk outing, digelar di Kota Solo dan Semarang. Siswa diajak mengunjungi sejumlah rumah ibadah.
“Penutupan P5 nanti selain pameran projek dan produk kreativitas siswa, juga dimeriahkan bazar UMKM. Ada juga pameran kuliner dan perform tiap kelas. Bisa pertunjukan tari atau menyanyi,” imbuh Dwi.
Dwi berharap, P5 yang kedua ini dapat menumbuhkan jiwa saling menghargai tentang keberagaman. Sekaligus wadah mempererat tali persaudaraan. Mengingat perkembangan teknologi sangat cepat. Siswa rawan terbelenggu berita hoax, yang memicu runtuhnya keberagaman.
“Hadirnya P5 ini agar siswa menghormati perbedaan. Target kami, anak-anak memiliki jiwa toleransi,” papar Dwi. (mg4/fer/dam) Editor : Damianus Bram