Puluhan mahasiswa ini telah diseleksi ketat oleh prodi. Mereka harus memiliki keahlian dalam UI/UX design, mobile development, automation, IP networking, dan hardware interfacing.
Perusahaan IoT bonafit yang dijadikan tempat magang di antaranya PT Sapta Cakra Manunggal, PT KMTeK, PT Widya Imersif Technology, PT Umbi Technology Indonesia, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS), dan PT Solusi Teknologi Air Nusantara (SIAB Indonesia). Magang tersebut dimulai dari 15 Agustus 2022 sampai 15 February 2023.
Program magang ini merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang oleh menteri pendidikan dan kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa menguasai berbagai keilmuan, khususnya IoT untuk bekal memasuki dunia kerja.
Magang MBKM memiliki konversi nilai sebanyak 20 SKS. Di antaranya adalah IoT development project, testing system, control system, sensor technology, cloud computing, iot system, dan etika penggunaan teknologi informasi.
Dalam pelaksanaan magang, mahasiswa diajari langsung oleh praktisi IoT dari perusahaan-perusahaan tempat magang. Tidak hanya secara teoristis, akan tetapi mahasiswa tersebut juga diajak terjun secara langsung bergabung dengan team IoT perusahaan menyelesaikan proyek yang sedang ditangani perusahaan.
Selama proses magang, mahasiswa memperoleh pengalaman yang sangat berharga untuk menjadi bekal sebelum terjun ke dunia kerja. (*/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono