Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan Colomadu Angkatan 5 Gelar Wisuda Tahfiz dan Iqra 

Damianus Bram • Senin, 13 Maret 2023 | 16:00 WIB
KHIDMAT: Prosesi wisuda tahfiz dan iqra SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan Colomadu angkatan 5 di Ballroom 2 Hotel Al-Azhar Azhima, 11 Maret. (IPUT NESIA/RADAR SOLO)
KHIDMAT: Prosesi wisuda tahfiz dan iqra SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan Colomadu angkatan 5 di Ballroom 2 Hotel Al-Azhar Azhima, 11 Maret. (IPUT NESIA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Acara wisuda tahfiz dan iqra SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan Colomadu angkatan 5 berlangsung di Ballroom 2 Hotel Al-Azhar Azhima, Karanganyar, Sabtu, 11 Maret. Acara ini diikuti 104 siswa terdiri dari kelas 1 hingga 6. Dimana 79 siswa dengan capaian hafalan juz 29 dan 30. Adapun kategori iqra ada 25 siswa.

Sesi haru dan bangga dilewati dengan sesi uji hafalan para siswa. Per kategori hafalan dipersilahkan naik ke panggung, kemudian dilakukannya panggilan secara acak melalui gulungan kertas berisikan nama, yang diambil random oleh para hadirin.

“Ketercapaiannya luar bisa, anak-anak sangat antusias selama proses hafalan berlangsung dan hasilnya pun setiap kelas mematok target. Alhamdulilah anak-anak melampaui target tersebut. Pastinya kami berterima kasih pada wali murid yang selalu mendampingi dan mensupport anaknya," ujar Kepala SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan Rohman dalam sambutannya.

Wisuda tahfiz dan iqra menjadi acara rutin setiap tahunnya, daurah dan setoran berlangsung selama 2 bulan.

Salah seorang peserta tahfiz Queensha Azalia Zhafif menjelaskan, selama proses ujian dia sempat merasa gugup dan cemas. Mengingat ini disaksikan langsung oleh  tamu undangan dan orang tua wali murid. Namun dia akhirnya bisa merasa bangga dengan pencapaian yang telah didapatkan.

"Senang dan bangga apalagi bisa turut membahagiakan orang tua, dan Alhamdulillah orang tua memberi support penuh," ujar Queensha.

Hayu Megawati, 36, salah seorang wali murid wisudawan mengaku, anaknya  memang memiliki ketertarikan menghafalkan Alquran.

"Semoga bisa istiqomah hafalannya dan bisa melanjutkan hafalan ke juz selanjutnya," jelas Hayu

Sementara itu Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sholeh, memaparkan pihaknya sangat mengapresiasi adanya acara wisuda ini. Kedepannya kegiatan semacam ini akan menjadi program baru bagi Pemerintah Colomadu. Program tersebut berupa satu desa, satu hafiz. Ini juga akan didukung penuh Pemerintah Karanganyar. Yakni dengan memberikan beasiswa kepada siswa yang ingin menjadi hafiz.

"Acara sudah bagus dan kami mengapresiasi. Sekolah Muhammadiyah diajarkan program tahfiz yang hasilnya pun sangat memuaskan dan melampaui target, " jelas Sholeh.

Sholeh berharap para wisudawan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Utamanya ke sekolah yang memiliki program tahfiz, salah satunya adalah SMP Muhammadiyah 7 Colomadu.

Dalam Muhammadiyah, hafalan Alquran adalah ekstrakurikuler semi wajib yang termasuk ciri khusus dalam Muhammadiyah. Sama halnya dengan kemuhammadiyahan, keislaman, dan bahasa Arab. Setelah siswa lulus dan sudah mencapai target hafalan, kemudian dikelompokkan ke dalam tiga predikat. Disesuaikan dengan hasil penilaian hafalan mereka. Yang pertama ada jayyid, jayyid jiddan dan mumtaz. (mg2/mg4/nik) Editor : Damianus Bram
#Iqra #Wisuda Tahfiz dan Iqra #SD Muhammadiyah Plus #SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan #Wisuda Tahfiz