Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sekolah Swasta Minta Disdik Konsisten Patuhi PPDB, Jangan Buka Tutup Pendaftaran

Damianus Bram • Rabu, 24 Mei 2023 | 17:20 WIB
Sejumlah sekolah swasta mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta maupun sekolah-sekolah negeri untuk konsisten mematuhi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dalam jaringan (daring). Sekolah negeri diminta untuk tidak membuka pendaftaran setelah u
Sejumlah sekolah swasta mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta maupun sekolah-sekolah negeri untuk konsisten mematuhi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dalam jaringan (daring). Sekolah negeri diminta untuk tidak membuka pendaftaran setelah u
RADARSOLO.COM – Sejumlah sekolah swasta mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta maupun sekolah-sekolah negeri untuk konsisten mematuhi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dalam jaringan (daring). Sekolah negeri diminta untuk tidak membuka pendaftaran setelah usai PPDB hanya dengan alasan kuota yang belum terpenuhi.

“Berdasarkan pengalaman PPDB sebelumnya, banyak sekolah negeri yang dengan sengaja membuka pendaftaran secara offline karena kuota belum terpenuhi. Di sisi waktu pendaftaran PPDB secara daring sudah habis, maka pendaftaran tidak ada lagi,” ucap Ketua Ikatan Kepala Sekolah Swasta (IKSS) Solo Riyadi Marjono, Senin (22/5/2023).

Pihaknya meminta, pemerintah kota khususnya dalam hal ini di bawah Disdik Kota Surakarta untuk mematuhi pelaksanaan PPDB yang sudah ditetapkan. Konsistensi sekolah negeri dalam melaksanakan PPDB juga menjadi bahan evaluasi IKSS untuk pelaksanaan PPDB tahun ini. IKSS meminta sekolah negeri untuk konsisten dalam menjalankan aturan PPDB yang telah disepakati.

“Saat pengumuman ya sudah selesai. Tidak ada tarik menarik antara sekolah negeri dan swasta. Karena kalau itu dilakukan sistem akan rusak dan akan kesulitan dalam perencanaan selanjutnya,” ungkapnya.

Riyadi menegaskan, sekolah swasta bukannya takut bersaing dalam PPDB dengan sekolah negeri, namun ini lebih kepada aturan yang sudah ditetapkan. Dia menambahkan, sudah banyak sekolah swasta yang memiliki akreditasi A sehingga kualitasnya setara bahkan melebihi sekolah negeri.

“Disatu sisi negeri kekurangan guru, tapi disisi lain ada yang menambah rombel kelas. Kalau boleh justru kita bersama-sama bersaing untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Solo,” ungkapnya.

Berdasarkan evaluasi PPDB tahun sebelumnya, IKSS juga akan meningkatkan branding dan promosi sekolah. Agar masyarakat tidak lagi memandang sebelah mata sekolah swasta. Bahkan ia membeberkan, di beberapa event kejuaran, sekolah swasta banyak yang mendominasi. Diakuinya hingga saat ini IKSS masih menunggu adanya koordinasi dengan lebih lanjut dari dinas pendidikan terkait pelaksanaan PPDB tahun ini.

“Belum ada koordinasi, kami masih menunggu. Nanti bagaimana kebijakannya, mekanismenya dan strateginya. Kami mendorong pada regulator agar konsisten, jadi kalau sudah tutup ya sudah, tidak ada tarik- menarik siswa lagi,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu sekolah swasta di Solo mengaku juga telah mempersiapkan PPDB lebih awal. SMP Darussalam Solo Joko Rahmadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan IKSS terkait persiapan PPDB tahun ajaran baru 2023/2024.

“Soal PPDB tahun ini tentu sudah kami koordinasikan dengan IKSS, yang jelas kami menjalankan PPDB sesuai dengan aturan yang ditentukan oleh IKSS,” ucapnya.

Sekretaris Disdik Surakarta Abdul Haris Alamsah menjelaskan tidak ada perbedaan perlakuan antara sekolah negeri dan sekolah swasta. Berdasarkan evaluasi, calon peserta didik (CPD) yang masih mengejar sekolah negeri merupakan siswa yang secara kalkulasi ekonomi memang kurang. Maka dengan adanya jalur afirmasi PPDB CPD gakin, secara tidak langsung juga membantu sekolah swasta untuk menjaring terlebih dahulu CPD yang jika nanti masuk sekolah swasta akan memberatkan.

“Kami sebenarnya juga mengurangi resiko yang bisa terjadi dengan teman-teman swasta, kenapa? Biasanya seperti itu, mohon maaf mereka akan kesulitan membayar SPP maka lebih baik kami tarik ke negeri dan semua pendaftran kami lakukan secara online by sistem,” ujarnya (ian/dam) Editor : Damianus Bram
#Sekolah Negeri di Solo #ppdb #Dinas Pendidikan Kota Surakarta #Disdik Kota Surakarta #sekolah swasta #pendaftaran ppdb