Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

SMPN 22 Surakarta, Tingkatkan Kreativitas lewat Wajan Prata

Damianus Bram • Jumat, 23 Juni 2023 | 18:14 WIB
KREATIF: Kepala Dinas Pendidikan Surakarta Dian Rineta mengunjungi stand jajanan tradisional siswa saat gelar karya P5 kewirausahaan di SMPN 22 Surakarta, Kamis (22/6/2023). (ROFI BADAR/RADAR SOLO)
KREATIF: Kepala Dinas Pendidikan Surakarta Dian Rineta mengunjungi stand jajanan tradisional siswa saat gelar karya P5 kewirausahaan di SMPN 22 Surakarta, Kamis (22/6/2023). (ROFI BADAR/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM – Meningkatkan kreativitas siswa, SMPN 22 Surakarta mengadakan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Mengusung tema kewirausahaan berupa jajanan pasar tradisional “Wajan Prata”. Acara ini digelar di halaman sekolah setempat, Kamis (22/6/2023).

Gelar karya P5 dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta Dian Rineta. Didampingi oleh kepala sekolah dan para guru SMPN 22 Surakarta. Setelah itu kadisdik berkeliling mengunjungi stand-stand yang dibuat oleh para siswa. Pihaknya juga sempat berbelanja dan menikmati jajanan tradisional karya siswa kelas VII.

“Kegiatan gelar karya ini, walaupun tidak terlihat seperti kegiatan belajar mengajar (KBM) pada umumnya, tetapi siswa tetap mendapatkan pembelajaran dari berbagai kegiatan. Projek yang digelar sesuai dengan Kurikulum Merdeka,” ucap Dian.

Sebagai salah satu sekolah inklusi dan telah menerapkan Kurikulum Merdeka secara mandiri. Dian menyebut, SMPN 22 Surakarta telah berhasil melaksanakan pembelajaran yang baik sesuai dengan misi Kurikulum Merdeka. Berbagai projek kegiatan telah digelar untuk mewadahi dan memfasilitasi kemampuan masing-masing siswa.

“Kurikulum Merdeka ini sangat pro terhadap siswa maupun guru. Harapannya kedepan bisa membentuk siswa yang mencerminkan profil pelajar Pancasila sesungguhnya,” imbuhnya.

Kepala SMPN 22 Surakarta Kristanto Tri Utomo menyampaikan, gelar karya P5 merupakan ujung dari proses pembelajaran Kurikulum Merdeka di sekolahnya. Kolaborasi dengan orang tua siswa dan berbagai pihak dilakukan untuk menyukseskan gelar karya P5. Sebelumnya SMPN 22 Surakarta telah menggelar gelar karya dengan tema kearifan lokal dan nasionalisme bertajuk "Bangunlah Jiwa Raga".

“Saat gelar karya P5 untuk kearifan lokal, kami ambil tema tentang blangkon. Ini karena di sekitar sekolah ada yang produksi. Kami ajarkan pada anak bagaimana filosofi blangkon agar mereka tahu kearifan lokal dan juga bisa mengangkat kearifan lokal daerah,” ucapnya

Kreativitas anak pada gelar karya P5 ditunjukkan dengan berbagai hasil produk menu-menu tradisional yang berhasil diciptakan siswa.

“Harapannya dengan tema kali ini, yaitu kewirausahaan, anak bisa meningkatkan kreativitasnya dan gotong royongnya saat membuat satu produk. Di mana didalamnya juga terdapat pembelajaran literasi dan numerasi, untuk meningkatkan kompetensi siswa,” imbuhnya. (mg1/ian/nik) Editor : Damianus Bram
#Dinas Pendidikan Kota Surakarta #SMPN 22 Surakarta #Gelar Karya P5 #P5