RADARSOLO.COM – Masih dalam rangkaian Dies Natalis Ke-59 Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, digelar aksi mewarnai karakter wayang. Berlangsung di Gedung Pendopo ISI Surakarta, kemarin (17/7/2023). Melibatkan puluhan siswa jenjang sekolah dasar (SD) di Kota Solo.
Panitia kegiatan yang juga Dosen Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Surakarta Basnendar Herry Prilosadoso menjelaskan, aksi ini bertujuan untuk nguri-uri budaya Jawa. Di mana wayang kulit dikenalkan ke anak-anak sejak usia dini. Melalui media yang digemari anak-anak usia mereka.
Saat mewarnai karakter wayang, puluhan siswa tersebut menggunakan krayon dan pensil warna. Mereka sangat antusias dan bersemangat, ketika menggoreskan warna ke gambar tokoh wayang yang disediakan panitia. Di antaranya gambar Punakawan seperti Bagong, Semar, dan Petruk. Termasuk tokoh-tokoh wayang lainnya.
“Melaui kegiatan ini, anak-anak kami ajak untuk mengenal lebih tentang budaya dan karakter wayang. Ini juga sebagai bentuk pelestarian. Kami melakukannya melalui media yang mereka senangi. Yaitu dengan cara mewarnai,” kata Basnendar.
Basnendar menambahkan, dalam aksi ini, peserta bebas berkreasi. Tanpa dipatok warna yang sesuai pakem tokoh wayang bersangkutan.
“Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 09.00-11.00. Total ada lebih dari 60 siswa SD yang ikut serta. Mereka dari kelas II dan IV,” imbuhnya.
Menurut Basnendar, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak usia dini. Selain nguri-uri budaya, juga melatih aspek sensorik dan motorik anak. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memicu semangat belajar siswa di hari pertama masuk sekolah.
“Ini momentumnya bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah. Mewarnai gambar wayang ini bentuk sumbangsih ISI Surakarta di Dies Natalis ke-59 tahun ini. Kami mengajak generasi muda agar menyintai seni budaya,” paparnya. (mg1/ian/fer)
Editor : Damianus Bram