RADARSOLO.COM – Sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Solo merasakan dampak dari adanya seleksi jalur mandiri yang dibuka perguruan tinggi negeri (PTN) saat penerimaan mahasiswa baru. Meski dengan berakhirnya pendaftaran penerimaan mahasiswa baru PTN, banyak calon pendaftar yang menyerbu PTS. Namun demikian, PTS mengakui peluang mereka untuk menggaet lebih banyak calon mahasiswa pun makin sulit.
”Setelah PTN tutup itu memang cukup signifikan animo pendaftarannya. Mereka akhirnya larinya ke swasta. Kami sendiri tutup Agustus nanti,” ucap Wakil Rektor III Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Joko Pramono, Jumat (21/7).
Meski demikian, kata dia, sulit bagi PTS untuk bersaing dengan PTN, terutama di jalur mandiri. Sebab, dengan biaya yang relatif sama, calon mahasiswa tetap akan memilih ke PTN. Pembukaan jalur mandiri PTN dinilai juga sangat berpengaruh pada animo mahasiswa di PTS.
”Memang sangat berpengaruh, terkadang kami juga merasa jengkel dengan adanya kemarukan PTN. Mereka banyak membuka jalur-jalur pendaftaran. Dan itu memang sangat berpengaruh,” imbuhnya.
Senada diungkapkan Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta Winarti menyampaikan. Saat ini, kata dia, PTS dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat. PTS masih sangat bergantung pada jumlah penerimaan mahasiswa. Namun di sisi lain, pandemi dua tahun lalu membuat kondisi ekonomi orang tua calon mahasiswa menurun.
”Lumayan berat, PTS masih sangat bergantung pada perolehan mahasiswa baru. Dengan adanya Covid-19, kemampuan calon mahasiswa menurun yang juga akan berdampak pada pendanaan PTS,” tutur Winarti.
Dia menambahkan, persaingan sehat antara PTS dan PTN mendorong perguruan tinggi harus lebih adaptif. Untuk itu, pihaknya membuka program studi yang masih jarang ditemui di PTN dan PTS lainnya agar bisa berkembang.
”Program studi ini termasuk baru dan masih langka. dengan masa studi 3 tahun, mahasiswa akan mendapat gelar Ahli Madya dalam bidang kedirgantaraan khususnya sebagai ahli perawatan pesawat. Saat ini Prodi TPP UTP satu-satunya di Jawa Tengah yang memiliki jurusan tersebut.” ucapnya. (ian/adi/ria)
Editor : Syahaamah Fikria