Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Saling Tukar Wawasan Budaya dan Kuliner, ICAC UMS Dinanti Tahun Depan

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 26 Juli 2023 | 06:16 WIB
Mahasiswa dari berbagai negara ikuti ICAC ke-2 di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Selasa (25/7/2023). (DOK.UMS)
Mahasiswa dari berbagai negara ikuti ICAC ke-2 di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Selasa (25/7/2023). (DOK.UMS)

RADARSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan International Cultural and Academic Competition 2nd (ICAC) dengan meriah.

Kegiatan bertemakan 'Strengthen Diversity, Empowering Unity', tersebut diselenggarakan di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Selasa (25/7).

ICAC diawali parade marching band SMP Muhammadiyah 1 Kartasura bersama mahasiswa internasional.

Dimulai dari GOR UMS menuju Auditorium Mohammad Djazman UMS yang berjarak sekitar 300 meter.

Sebanyak 15 mahasiswa asing dari berbagai negara belahan dunia datang ke gedung Auditorium UMS untuk menyemarakkan kegiatan ICAC Ke-2 UMS.

Kepala Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) Andy Dwi Bayu Bawono menerangkan, ICAC bertujuan mengenalkan kepada mahasiswa Indonesia tentang budaya dari negara lain. Begitu pula sebaliknya.

"Kegiatan tentang budaya internasional seperti ini bertujuan mendorong pertukaran budaya, mengenalkan sekaligus menghargai keberagaman budaya," terang Andy.

ICAC yang merupakan event tahunan dari UMS menjadi wadah berkumpul para mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia.

Melalui kegiatan kebudayaan ini, mahasiswa dari berbagai daerah dan luar negeri dapat bertukar pengetahuan tentang tradisi, seni, musik, tari, makanan, dan budaya lainnya.

Ratsimandresy Yeriel Fiandrianana, mahasiswa dari Universitas Negeri Malang asal Madagaskar menampilkan kegiatan sehari-hari di Madagaskar dan tari.

Meskipun berasal dari kampus yang berbeda, tim dari Madagaskar mampu menampilkan pertunjukkan dengan kompak. Mahasiswa asal Madagaskar itu mengaku, timnya hanya belajar selama satu hari.

"Kegiatan ICAC 2 ini sangat menarik, karena bisa bertemu dengan teman-teman baru dari negara-negara yang lain, tradisi, dan makanan-makanan tradisional mereka juga, dan menambah banyak relasi juga," paparnya usai pertunjukan.

Menurutnya, yang paling menarik dari rangkaian ICAC ke-2 adalah performance, karena yang ditampilkan sangat bervariasi sehingga dapat menambah wawasan.

Khalisha Ramdhani Santoso dari Prodi Kesehatan Masyarakat UMS mengungkapkan rasa kepuasannya karena telah mencoba makanan dari berbagai negara.
"Menambah kekayaan rasa kuliner. Kegiatan ini sangat bagus ya. Kami jadi tahu dari mana aja makanan-makanan ini. Terus cicipi makanan-makanan yang belum pernah kami coba, tanpa harus ke luar negeri," ungkapnya.

Selain food festival, ICAC Ke-2 UMS dimeriahkan fashion show, food festival, vlog competition, performance competition, dan pertunjukan dari klub Jepang Solo Raya Utagawa. (rls/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#icac #kuliner #budaya #UMS