Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Minimalkan Komplain Kualitas Konstruksi Bangunan, Begini Jurus Jitu Dosen D3 Teknik Sipil SV UNS

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 9 Agustus 2023 | 02:01 WIB
Pengabdian masyarakat dosen D3 Teknik Sipil SV UNS di CV Batu Intan, Pundungrejo RT01/RW02 Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo pada 27 Juni 2023 lalu. (DOK.PRIBADI)
Pengabdian masyarakat dosen D3 Teknik Sipil SV UNS di CV Batu Intan, Pundungrejo RT01/RW02 Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo pada 27 Juni 2023 lalu. (DOK.PRIBADI)

RADARSOLO.COM-Keterlambatan penyelesaian pekerjaan maupun konstruksi bangunan tidak sesuai spesifikasi, kerap ditemui dalam sebuah proyek. Nah, dosen D3 Teknik Sipil Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS), punya solusinya.

Sebagian besar terjadi akibat variasi order, perubahan desain, maupun perubahan ruang lingkup pekerjaan saat pelaksanaan konstruksi.

Selain itu, penyedia jasa konstruksi lokal masih banyak menggunakan cara konvensional menggunakan aplikasi terfragmentasi untuk melakukan perencanaan, perhitungan, hingga pelaksanaan konstruksi.

Berkaca dari fenomena tersebut, dosen D3 Teknik Sipil Sekolah Vokasi (SV) UNS berupaya memberikan solusi.

Yakni mengenalkan building information modelling (BIM) 5D dalam kegiatan pengabdian masyarakat di CV Batu Intan, Pundungrejo RT01/RW02 Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo pada 27 Juni 2023 lalu.

Kegiatan tersebut diikuti delapan dosen D3 Teknik Sipil dipimpin Canggih Gilang Pradana.

Menurut Canggih, BIM 5D mampu menghubungkan komponen model yang direncanakan dengan volume kebutuhan proyek dan biaya satuan material.

”Diharapkan, penyedia jasa konstruksi, baik kontraktor maupun konsultan dapat menerapkan BIM 5D dalam pekerjaan konstruksi,” ujarnya, Selasa (8/8/2023).

Pemateri dari dosen D3 Teknik Sipil SV UNS berikan paparan terkait manfaat BIM 5 D. (DOK.PRIBADI)
Pemateri dari dosen D3 Teknik Sipil SV UNS berikan paparan terkait manfaat BIM 5 D. (DOK.PRIBADI)

Dengan begitu, pengendalian proyek dapat dilakukan secara lebih akurat, efektif, dan efisien, sehingga mengurangi permasalahan di lapangan.

Ditambahkan Canggih, di eks Karesidenan Surakarta, penggunaan BIM 5D untuk proyek konstruksi masih jarang dilakukan penyedia jasa konstruksi lokal.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang dimulai dari pengenalan secara umum mengenai BIM.

Berlanjut penjelasan terkait BIM 5D Cubicost dengan penjabaran tiga tugas pokok dan fungsi (tupoksi), yakni take off for architecture and structure (TAS) untuk perhitungan elemen arsitektur dan struktur.

Selanjutnya, Take off for rebar (TRB) untuk perhitungan elemen pembesian, dan Tender Series for Bill of Quantity (TBQ) guna perhitungan rancangan anggaran biaya pada proyek konstruksi.

Pengabdian masyarakat didampingi oleh panitia penyelenggara dosen D3 Teknik Sipil, SV UNS.

Adapula narasumber salah seorang alumni D3 Teknik Sipil UNS yang bekerja di Hutama Karya Infastruktur.

”Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan penerapan BIM 5D pada proyek-proyek konstruksi di eks Karesidenan Surakarta,” terang Canggih. (*/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#d3 teknik sipil sv uns #bangunan #konstruksi