RADARSOLO.COM – Perkembangan zaman kian maju, sehingga menuntut seseorang untuk terampil dan kreatif di semua bidang. Terutama bidang media digital. Nah, disinilah peluang besar bagi seseorang yang menguasai teknik fotografi dan videografi. Apalagi kompetensi ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Kian eksisnya media sosial membuat kebutuhan terhadap kompetensi fotografi dan videografi terus meningkat. Maka lulusan perguruan tinggi didorong memiliki keterampilan itu. Sebagai penunjang kompetensi bidang keilmuan yang digelutinya.
Merespon perubahan tersebut, mahasiwa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar pelatihan dan pembekalan keterampilan digitalisasi. Pelatihan seni fotografi dan videografi sangat tepat untuk menambah bekal mahasiwa setelah lulus nanti.
“Harapannya melalui pelatihan tersebut, dapat dikembangkan secara simultan. Sehingga memberi kontribusi signifikan bagi lulusan,” kata Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan Universitas Sebelas Maret (UNS) Slamet Subiyantoro, kemarin (22/10).
Pelatihan menghadirkan narasumber ahli seni fotografi dan videografi Patra Manggala Bima Pradana. Menurutnya, materi tentang ilmu dan seni fotografi serta videografi penting dimiliki generasi saat ini. Mengingat zaman saat ini serba digitalisasi.
“Semua orang sudah bisa membuat foto dan video sendiri. Namun masih banyak yang belum tahu istilah-istilah dan tips, agar hasilnya lebih maksimal,” paparnya. (ian/fer)
Editor : Damianus Bram