RADARSOLO.COM – Memperingati HUT ke-74, SMAN 1 Solo (Smansa) mengadakan serangkaian acara di sekolah setempat, kemarin (12/12).
Mulai dari pameran lukisan dan gambar, jalan sehat, donor darah, pentas 10 ekstrakurikuler, dan pentas wayang.
Peringatan kali ini terasa spesial dengan adanya peresmian lobi sekolah dan pembukaan ruang podcast.
Kepala SMAN 1 Solo Sukamto menerangkan, Smansa mendapat bantuan dari Pelindo dan PLN. Yakni masing-masing dikelola untuk renovasi lobi sekolah dan penyempurnaan ruang podcast dari tahun sebelumnya.
“Jadi perusahaan memiliki sisa hasil usaha dari perusahaan itu kemudian direalisasikan ke dunia pendidikan, salah satunya PT Pelindo dan PLN,” ungkapnya.
Sukamto menambahkan untuk PT Pelindo digunakan untuk renovasi lobi sekolah. Lokasi ini terkadang jadi kegiatan pusat siswa, dan direnovasi agar siswa menjadi lebih nyaman.
“Tentu dengan lobi baru ini akan mendorong mutu sekolah semakin baik”, tambahnya
Sementara itu bantuan dari PLN sebenarnya sudah diterima sejak 2022. Tahap pertama sekolah menerima bantuan berupa peralatan untuk kepentingan ruang podcast.
Kemudian tahap kedua menjadi bantuan lanjutan, yang dialokasikan untuk ruangan kedap suara.
“Ruangan podcast sangat bagus, terimakasih pada PLN. Sekarang ruangan lebih memadai kalau ada on air dari anak-anak maupun dari luar suaranya bisa jelas,” imbuh Sukamto.
Sukamto berharap siswa SMAN 1 kedepannya bisa semakin berkarakter dan punya daya saing global.
Sementara itu Ketua Panitia HUT ke-74 SMAN 1 Solo Endang Siwi menjelaskan, tema yang diangkat pada tahun ini adalah generasi Z yang berbudaya.
Hal ini didasari keinginan sekolah agar siswa mengetahui nilai-nilai budaya di tengah kehidupan yang sedang dijalani sebagai seorang akademis.
Demi mendukung tema tersebut, sekolah memberikan kebebasan kepada siswa untuk menampilkan berbagai pertunjukan sesuai bakat yang dimilikinya.
Salah satu pementasan hadir dari Kanestren Nareswara Darmanasti siswi kelas 11 lewat pementasan wayang kulit.
“Lakon Srikandi Pustaka Weni menampilkan dari siswi kami. Kebetulan dia punya bakat mendalang, lalu kami ekspresikan di acara HUT ini,” tegas guru yang akrab dipanggil Siwi tersebut.
Pementasan ini digelar bertujuan untuk mengenalkan kesenian Jawa kepada generasi Z, khususnya yang berdomisili di Solo dan sekitarnya.
Selain pementasan, kegiatan dimeriahkan oleh pemberian doorprize diantaranya TV, kulkas, mesin cuci, kipas angin, speaker aktif, kompor gas, dan masih banyak lagi.
“Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh alumni juga dari komite, bahkan beberapa wali murid sukarela membantu pendanaan,” imbuhnya.
Sementara itu Muhammad Rafi siswa kelas 11 mengapresiasi acara HUT ini.
“Peresmian lobi sangat luar biasa, jadi terlihat mewah. Di sini ada event pementasan wayang sebelumnya belum pernah diadakan yang mengangkat unsur tradisional,” ungkapnya. (dia/nik)
Editor : Damianus Bram