RADARSOLO.COM – Raut kesediahan terpancar di wajah 430 siswa SD Warga Solo, yang duduk di halaman sekolah setempat, Rabu (10/1).
Di tengah suasana hening, mulut mereka memanjatkan doa dari lubuk hati terdalam. Mendoakan dokter Lo Siaw Ging yang meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Solo, Selasa (9/1).
Pantauan RadarSolo.com, mereka duduk melingkar sembari memanjatkan doa yang dipimpin salah seorang guru. Mereka juga membawa sejumlah foto Dokter Lo yang dibingkai figura.
“Dokter Lo itu dilihat dari nilai-nilainya keteladanannya. Keteladan kepada siapa pun pasien yang datang. Karena ketika menolong, tidak harus membedakan yang kaya dan yang miskin. Tidak membedakan yang mampu atau tidak mampu. Ini keteladan yang luar biasa,” kata Kepala SD Warga Solo Tri Agus Suryanto.
Turut hadir dalam doa bersama, Manajer Humas dan Pemasaran RS Kasih Ibu Solo Divan Fernandes. Dia menceritakan sosok Dokter Lo yang getol melayani masyarakat.
“Dokter Lo kedermawanannya sangat legendaris. Mulai dari yang miskin, kaya, semuanya dilayani tanpa memandang status sosial dan ekonomi. Saya masih ingat pada 2017 Dokter Lo sempat mengalami stroke. Tapi dia berusaha latihan nulis, supaya bisa menulis resep obat,” paparnya.
Divan berharap, spirit kedermawanan Dokter Lo selalu tertanam di jiwa para pelajar di Kota Bengawan.
“Dokter Lo sudah berpulang. Tapi saya berharap semangat-semangat Dokter Lo tetap bisa kita teladani. Pengabdiannya, kedermawanannya, dan semangat sebagai dokter yang tidak membeda-bedakan,” ujarnya. (zia/fer)
Editor : Damianus Bram