RADARSOLO.COM - Puluhan guru SMK Negeri (SMKN) 9 Solo mengikuti workshop pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) selama dua hari.
Kegiatan bertajuk “Pemanfaatan Teknologi AI (Chat GPT) dalam Asesmen dan Pembelajaran Tengah Semester serta Media Ajar Berbasis Classpoint” digelar di aula SMKN 9 Solo, selama Rabu-Kamis (28-29/2).
Kepala SMKN 9 Solo Triman menyebut, sekira 50 guru kelompok mata pelajaran normatif, adaptif, dan produktif di sekolahnya mengikuti kegiatan tersebut.
Triman mengatakan, workshop menjadi bekal bagi guru agar memiliki kemampuan menggunakan teknologi secara mumpuni dalam kegiatan pembelajaran dan asesmen.
“Para guru harus menyesuaikan diri dengan regulasi, birokrasi, dan tantangan zaman. Salah satunya, dengan menyiapkan asesmen yang variatif dengan tingkat kognitif yang lebih tinggi,” ujar Triman.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMKN 9 Solo Samiyanto menambahkan, kegiatan ini sebagai persiapan menghadapi Penilaian Tengah Semester.
“Selain itu, workshop ini sebagai Training of Trainer. Sehingga peserta diharapkan dapat mendiseminasikan (menyebarluaskan) pengetahuan kepada rekan sejawatnya,” beber Samiyanto.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai penggunaan chat GPT (generative pre-trained transformer) dan pengajaran mengenai langkah-langkah menggunakan openai.com.
Pemaparan dan pengajaran tersebut dilakukan guru SMKN 9 Solo Hendro Agus Subagyo. Sementara itu, guru SMKN 7 Solo Asri Pujihastuti hadir sebagai narasumber utama.
Asri memaparkan materi mengenai penggunaan AI terutama Chat GPT dalam pembuatan modul ajar dan asesmen dalam pembelajaran.
“Salah satu kunci penting dalam penggunaan AI adalah ketepatan penggunaan prompt agar apa yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan,” papar Asri.
Asri menyebut penggunaan teknologi ini bisa mempermudah guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik.
Pada hari terakhir (29/2/2024), Asri menyampaikan materi mengenai pemanfaatan Classpoint, sebuah produk dari Microsoft.
Asri menjelaskan, platform tersebut digunakan untuk menyusun materi pelajaran, kuis atau gamifikasi pembelajaran, ataupun model asesmen yang lain.
Tampak para guru semangat dan antusias mengikuti workshop. Mereka menyadari pentingnya beradaptasi untuk menghadapi perkembangan teknologi dalam pembelajaran. (zia)
Editor : Damianus Bram