RADARSOLO.COM - Seni Karawitan jadi sebagai salah satu bentuk kesenian pertunjukan tradisional. Seni musik tradisional ini bisa digunakan sebagai metode pembentuk karakter diri pada seorang anak.
Di dalam kesenian karawitan terdapat nilai filosofis yang sangat berfungsi sebagai tolak ukur untuk bertingkah laku, bertata krama, dan beretika. Termasuk untuk membatasi atau melatih diri seorang anak dalam berinteraksi di kehidupan sehari-hari.
Cahyono, salah satu guru kesenian di Karanganyar mengatakan, dari beberapa kajian dan riset yang dilakukan oleh sejumlah musisi, karawaitan memang layak dikenalkan oleh anak sedini mungkin.
Lantunan nada-nada gamelan yang ada pada karawitan memiliki banyak filosofi. Ini bisa digunakan sebagai senjata untuk membatasi diri seseorang untuk menjalani sebuah penuh ketenangan dan sabar.
Di samping itu, teknik tabuhan instrumen yang ada pada gamelan juga dapat digunakan sebagai media mendorong pembentukan karakter pada diri anak.
Cara nabuh, kemudian tembang-tembang yang diiringi oleh gamelan karawitan itu bisa mempengaruhi sifat seseorang. Hal ini akan memicu meningkatkan karakter yang ada pada diri anak.
“Selain anak terdidik akademiknya untuk menerapkan lirik yang sudah diubah, pendidikan karakter si anak juga akan muncul dalam mendorong melestarikan budayanya," paparnya.
Jika seorang anak memiliki pendidikan mengenai budaya di daerahnya bagus, maka pendidikan lainnya akan mengikuti. Termasuk karakter yang ada pada diri seseorang tersebut.
"Karakter anak itu bisa kita lihat dari cara anak-anak memukul gamelan. Lihat juga bagaimana mereka bisa menikmati gamelan. Dari cara memainkan itu bisa terlihat karakternya seperti apa," jelasnya. (rud/nik)
Editor : Niko auglandy