Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Fasilitas Masih Terbatas, Begini Cara SKO Menyiasati Murid agar Tetap Berlatih Optimal

Fauziah Akmal • Sabtu, 13 April 2024 | 03:30 WIB
Murid SKO berlatih cabang olahraga renang di kolam renang milik TNI AU.
Murid SKO berlatih cabang olahraga renang di kolam renang milik TNI AU.

RADARSOLO.COM-SMP Khusus Olahraga (SKO) Kota Solo menerapkan Kurikulum Merdeka yang dimodifikasi. Adapun perbandingan pembelajaran akademik 40:60 pembelajaran olahraga.

Sub Koordinator Bidang Olahraga dan Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Solo Sugeng Hariyadi menjelaskan, dalam satu pekan, siswa SKO mengikuti sepuluh kali sesi latihan.

"Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat latihan dua sesi. Pagi dan sore. Sementara Rabu satu sesi di pagi, dan Sabtu di sore hari," terang Sugeng.

Namun, belum seluruh aktivitas olahraga bisa dilaksanakan di lingkungan SKO. Mengingat masih membutuhkan tambahan infrastruktur pendukung.

"Buku, laptop, LCD dan beberapa fasilitas penunjang pembelajaran (di dalam kelas) sudah lengkap. Tetapi untuk ruang aktivitas olahraga masih terbatas,” jelas Sugeng.

“Hanya untuk latihan fisik atau conditioning pada Senin pagi, anak-anak latihan di sekolah. Selanjutnya, latihan masing-masing cabor dilakukan di luar sekolah," imbuhnya.

Diterangkan Sugeng, terkait kualitas latihan siswa SKO, menjadi tanggung jawab dispora, sedangkan pembangunan infrastruktur wewenang Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo.

Diketahui, SKO memiliki 12 cabor, baik individu maupun beregu. Antara lain atletik, renang, tenis meja, tenis, panahan, sepak bola. bola voli, taekwondo, pencak silat, karate, anggar, dan judo.

Tempat latihan masing-masing cabor terpisah. Untuk atletik di kompleks Stadion Sriwedari, renang di kolam renang kompleks TNI-AU.

Berikutnya, tenis meja, tenis, panahan, dan cabor beladiri berlatih di kompleks Stadion Manahan.

"Ketika fasilitas di sekolah sudah lengkap, anak-anak tidak perlu mobilitas tinggi. Jadi setelah pembelajaran selesai, anak-anak masih ada waktu istirahat yang cukup sebelum latihan," imbuhnya.

Sekretaris Disdik Kota Solo Abdul Haris Alamsah mengatakan, pembangunan infrastruktur latihan olahraga di SKO masih dalam proses perencanaan.

"Fokus pembangunan tempat latihan seperti GOR indoor yang multifungsi. Selain untuk latihan, juga bisa untuk pertemuan. Rencananya seperti itu," terang dia. (zia/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#fasilitas #kota solo #Sekolah Khusus Olahraga #SKO #smp