RADARSOLO.COM – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melepas 287 wisudawan dari program sarjana, magister dan doktor. Tercatat 101 di antaranya memperoleh predikat Cumlaude. Wisuda periode I tahun ini digelar di Pendapa GPH Joyokusumo ISI Surakarta, Rabu (24/4).
Rektor ISI Surakarta I Nyoman Sukerna mengatakan, ISI terus mengupayakan pendidikan yang berkualitas dengan berbagai inovasi di bidang seni dan ilmu pengetahuan. Berkomitmen juga untuk mendorong keunggulan di berbagai bidang. Hal ini untuk meluluskan sarjana yang kompeten dan adaptif dalam menghadapi tantangan dunia nyata.
"Lulusan ISI Surakarta tidak hanya melewati ujian akademik, tetapi juga ujian keberanian, ketahanan, dan keteguhan hati. Akhir-akhir ini bangsa kita memerlukan para pemikir, pengembang, dan pelestari seni budaya. Lulusan ISI lah yang akan mengisi itu. Dengan demikian kehidupan bangsa kita itu tidak menjadi kering karena estetika, disamping logika dan etika itu akan melengkapi," beber Nyoman.
Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama ISI Surakarta Sugeng Nugroho menambahkan, masa studi wisudawan tercepat untuk program sarjana 3 tahun, 4 bulan. Lalu program sarjana terapan adalah 4 tahun, 2 bulan; program magister 1 tahun, 11 bulan, dan program doktor 2 tahun, 2 bulan. Perolehan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi wisudawan program sarjana 3.88, program sarjana terapan 3.82, program magister 3.88, dan program doktor 3.97. Mahasiswa yang pernah menerima beasiswa dan diwisuda pada saat ini sejumlah 79 orang.
“Sampai saat ini, jumlah lulusan ahli madya, seniman karawitan, sarjana seni, sarjana terapan seni, magister, dan doktor dihitung semenjak masih berstatus ASKI, STSI, dan ISI Solo, adalah sebanyak 8.137 orang,” tandasnya. (zia/nik)
Editor : fery ardi susanto