RADARSOLO.COM – SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo merayakan HUT ke-10. Seharusnya dirayakan tepat di hari ulang tahunnya, 11 Maret lalu, namun diundur agar tidak bertabrakan dengan kegiatan di bulan Ramadan.
Perayaan HUT akhirnya digelar di halaman sekolah setempat, 24 April, dalam berbagai rangkaian kegiatan yang mengambil tema Cikarsa Phoria.
Kegiatan dimulai pukul 7.30, dibuka oleh sambutan kepala sekolah SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo dilanjut dengan pemotongan tumpeng. Setelah itu, berlanjut dengan agenda fashion show kostum berbahan barang bekas, dan dilanjut lomba K-Pop cover dance yang diikuti oleh peserta umum di seluruh Solo Raya.
Acara menarik lainnya adalah Pemilihan Mbak dan Mas Cimet yang merupakan duta kampus, festival kuliner dan budaya Jepang, bazar produk kreatif kewirausahaan, dan ditutup dengan penampilan dari DJ Jojo Manifesto dan Vadesta.
"Effort anak sangat luar biasa sekali, karena dari sebelum puasa mereka sudah mulai mengkonsep dan sudah mencari artis, membuat seragam, hingga mencari sponsor dari acara ini. Dan hingga hari H semua Insyaallah diberi kelancaran dan kesehatan semua". ungkap Humas SMK Kesehatan Citra Medika Luluk Faizati Sholikhah (24/4).
Meski cuaca panas, para siswa tetap merasakan euforia dari acara ini.
"Senang, acaranya seru, apalagi ada dance cover sama bazar kuliner. Jadi semakin seru karena kebanyakan suka kpop juga," terang salah seorang siswa SMK Kesehatan Citra Medika Sukoharjo Khayla, yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menghubungkan dengan temanya "Magnificent", adanya kegiatan fashion show kostum berbahan barang bekas. Tujuannya untuk memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang indah dan ramah lingkungan
Dalam kegiatan festival kuliner dan budaya Jepang, SMK Kesehatan Citra Medika membuka peluang UMKM yang ingin memasarkan produknya di acara tersebut. Sebagai pusat SMK unggulan, SMK Kesehatan Citra Medika juga mengarahkan siswanya mengenal negara Jepang, mulai dari bahasa, budaya, dan juga kulinernya.
Ini dikarenakan salah satu fokus SMK Kesehatan Citra Medika adalah mengirim lulusannya ke Jepang sesuai dengan jurusan yang ada, yaitu caregiver.
Bahasa Jepang di dalam kurikulum belajar di sekolah ini. Hingga kini sudah lebih dari 30 siswa dikirim ke Jepang untuk melanjutkan studi dan merealisasikan program studi atau jurusan yang selama ini dipelajari.
"Harapannya SMK Citra Medika tentu semoga semakin jaya, dan solid. Semoga anak-anak semakin berprestasi di tingkat provinsi, nasional, sampai tingkat internasional," jelas Kepala SMK Kesehatan Citra Medika Rian Andrianto. (mg9/mg11/nik)
Editor : Niko auglandy