RADARSOLO.COM — Menghadapi tantangan global, sumber daya manusia (SDM) harus dibekali dengan kompetensi unggul. Seperti diungkapkan Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Winarti, dalam Sidang Senat Dies Natalis Ke-44 dan Wisuda Magister Ke-6 dan Sarjana Ke-88 di GOR UTP Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Sabtu (18/5/2024).
Pada kesempatan ini, UTP melepas 200 wisudawan sebagai generasi unggul yang siap terjun di dunia kerja. Winarti menjelaskan, selain mendapatkan pembelajaran di kelas, mahasiswa UTP juga dibekali pelatihan untuk meningkatkan skill.
“Kami membekali mahasiswa UTP dengan tiga karakter penting. Yaitu patriotisme, kepeloporan, dan kemandirian. Kepeloporan dari kata pelopor, yang artinya perintis, pembuka jalan, atau berjalan lebih dulu. Kemandirian itu kesanggupan untuk berdiri sendiri dengan berani dan ber tanggung jawab,” kata Winarti.
Winarti menambahkan, UTP sebagai perguruan tinggi swasta mengikuti prinsip good university governance. Mencakup sistem perencanaan yang menyeluruh, terpadu, dan transparan. Selain itu, berbagai transformasi pendidikan dicanangkan. Mencakup kelembagaan, SDM, sistem pendidikan, penguatan budaya ilmiah, dan penguatan riset.
“Transformasi pendidikan merupakan keniscayaan, tidak hanya ilmunya saja. Namun juga aktualisasi dari pendidikan itu sendiri," ungkapnya.
"Transformasi harus dinamis, seiring perubahan zaman. Saat ini kita menghadapi globalisasi. Tak ada pilihan kecuali meningkatkan competitiveness human capital,” pesannya.
Selain fokus pada program reakreditasi tingkat universitas maupun program studi, ke depan UTP jhuga memprioritaskan kemampuan SDM.
“Dosen-dosen didorong untuk melanjutkan studi. Dari beberapa karya dosen UTP, sudah ada enam yang dipatenkan,” umbuhnya.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Solo Fransisco Amaral hadir mewakili Gibran Rakabuming Raka. Dia menyebut SDM berkualitas dan profesional, merupakan sebuah kebutuhan dan tuntutan bagi institusi pendidikan.
Untuk merealisasikannya, dibutuhkan pengelolaan institusi pendidikan yang profesional. Ditunjang SDM yang mumpuni dan andal di bidangnya.
“UTP harus selalu berupaya, sebagai salah satu pusat lembaga pemikiran, pengkajian, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai upaya memperkaya khazanah kehidupan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional,” paparnya.
Amaral berharap, UTP memberikan kesempatan luas kepada seluruh sivitas akademika, untuk terus mengembangkan kreativitas di bidangnya masing-masing. Seiring dengan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara global.
“Persaingan kedepan semakin global dan ketat. Tantangan ini tidak bisa diselesaikan dengan kemampuan akademik semata. Bekerjalah secara jujur, dengan mengedepankan kreativitas dan kompetensi,” bebernya. (zia/fer)
Editor : Niko auglandy