Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dosen dan Mahasiswa STIKES Nasional Ajari Warga Desa Polokarto Sukoharjo Bikin Madu Lemu, Manfaatnya Luar Biasa

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 11 Juni 2024 | 01:01 WIB
Pengabdian kepada masyarakat digelar dosen dan mahasiswa STIKES Nasional di Desa/Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Sabtu (8/6/2024). Warga setempat diajari pembuatan madu lemu untuk cegah stunting.
Pengabdian kepada masyarakat digelar dosen dan mahasiswa STIKES Nasional di Desa/Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Sabtu (8/6/2024). Warga setempat diajari pembuatan madu lemu untuk cegah stunting.

RADARSOLO.COM–Penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Semua elemen harus aktif terlibat. Termasuk institusi pendidikan.

Itu dilakukan Program Studi (Prodi) DIII Farmasi dan DIV Fisioterapi STIKES Nasional.

STIKES Nasional menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa/Kecamatan Polokarto, Sabtu (8/6/2024).

Dikemas dalam rangkaian kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) yang didanai Kemendikburistek.

Peserta pelatihan yang merupakan 36 kader Posyandu di Desa Polokarto mendapat materi pembuatan madu lemu.

Madu lemu menjadi makanan pendamping ASI (MPASI) tinggi protein sehingga dapat mencegah stunting di Desa Polokarto.

Kegiatan tersebut didampingi Muhammad Sa’ad, M.Farm., bersama tim dosen lainnya, yakni Lilik Ariyanti, M.PH dan Atur Semartini, M.Hum.

Madu Lemu merupakan MPASI dengan bahan dasar lele dan temulawak.

Lele dan temulawak merupakan salah satu bahan pangan lokal yang berlimpah di Desa Polokarto.

Pada pelatihan ini, para kader posyandu diajarkan dan mempraktikan langsung cara mengekstraksi albumin dari lele.

Hingga akhirnya mencampurkan albumin dengan ekstrak temulawak dan madu, sehingga lebih enak untuk dikonsumsi anak-anak.

Para kader posyandu mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.

Baca Juga: STIKES Nasional Gelar Penyuluhan Kesehatan Bagi PKK Desa Tlising, Klaten, Jelaskan Manfaat Daun Kelor

Hal ini terbukti dari produk madu lemu yang berhasil diracik kader Posyandu Desa Polokarto dengan dibimbing tim dosen dan mahasiswa.

Kader Posyandu Desa/Kecamatan Polokarto tunjukkan hasil pembuatan madu lemu.
Kader Posyandu Desa/Kecamatan Polokarto tunjukkan hasil pembuatan madu lemu.

“Ini bisa dibuat sendiri di rumah, alat-alatnya mudah. Bisa buat nambah nafsu makan anak-anak, tidak perlu pakai obat-obatan jadinya,” ujar salah seorang peserta pelatihan.

Sementara itu, Muhammad Saad mengatakan, dengan memproduksi secara mandiri madu lemu, maka kader Posyandu di Desa Polokarto turut aktif mencegah stunting.

“Apalagi proses dan pembuatan madu lemu sangat mudah. Menggunakan bahan pangan lokal,” terang Muhammad Saad.

Pada pelatihan tersebut, tim dosen STIKES Nasional juga menyerahkan sejumlah peralatan untuk membuat Madu Lemu sebagai hibah dari Kemendikbudristek. (*/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#stunting #madu lemu #stikes nasional #makanan pendamping asi