RADARSOLO.COM – SMK Negeri 2 Sragen menggelar pelantikan taruna angkatan XIII Kamis (20/6). Para siswa kelas X resmi dilantik menjadi taruna setelah mendapatkan pelatihan yang cukup panjang. Siswa yang telah menyandang predikat taruna harus mampu menjalankan nilai-nilai ketarunaan dalam kehidupan keseharian.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat. Upacara pelantikan digelar di Lapangan SMK Negeri 2 Sragen. Mereka dilantik langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah Wilayah V Agung Wijayanto. Pada kesempatan ini terdapat 632 siswa yang dilantik sebagai taruna.
Orang tua siswa pun hadir. Pada acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan demonstrasi bela diri, halang rintang dan Marching Band oleh para siswa SMKN 2 Sragen.
Kepala Cabang Disdikbud Jateng Wilayah V Agung Wijayanto menyampaikan apresiasinya pada jajaran SMK Negeri 2 Sragen. Dia menilai pihak sekolah memberi kontribusi yang besar untuk pendidikan.
”Banyak pandangan miring pada Generasi Z ini, karakter generasi ini dipertanyakan. Tapi dari SMK Negeri 2 Sragen punya kontribusi dalam kegiatan taruna. Ini bagian dari meruntuhkan persepsi itu,” terang Agung.
Pihaknya menekankan generasi ini disiapkan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Mereka yang saat ini dilantik sebagai taruna, menjadi generasi penggerak laju bangsa ini. Karena berada di usia matang pada 2045.
”Harapan saya setahun mereka berlatih dengan kedisiplinan yang tinggi. Anak-anak kita harapkan juga bisa mengikuti kegiatan pembelajaran. Dalam rangka pendewasaan sekaligus meraih cita-cita yang sesuai diharapkan. Saya titip pada satuan pendidikan, karena Indonesia bertumpu pada mereka,” ujar dia.
Sementara Kepala SMK Negeri 2 Sragen Sutikno menjelaskan, dengan ketarunaan ini menjadi ajang pembinaan fisik mental dan karakter siswa agar menjadi pelajar pancasila.
”Kegiatan ketarunaan ini kita bekali kedisiplinan, karakter religius dan sekolah sebisa mungkin menyiapkan anak-anak untuk menjadi pemimpin di masa depan,” terangnya.
Sutikno menekankan para taruna-taruni SMK Negeri 2 ini bisa menjadi pemimpin di masyarakat. Kegiatan mereka disiapkan dalam hal kedisiplinan, religius, pengendalian diri, profil pelajar pancasila ditanamkan dalam kegiatan ketarunaan ini.
”Kegiatan ketarunaan, sudah disiapkan jadwalnya. Seminggu sekali satu kompi dari pagi sampai sore. Di Sela ada penanaman profil pelajar pancasila dengan dipandu oleh instruktur,” ujarnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras