Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

ISI Solo Teken MoU dengan Perpusnas RI

Fauziah Akmal • Senin, 24 Juni 2024 | 16:58 WIB

Kepala Perpustakaan ISI Solo (ketiga dari kiri) menandatangani MoU dengan Perpustakaan Nasional beberapa waktu lalu.
Kepala Perpustakaan ISI Solo (ketiga dari kiri) menandatangani MoU dengan Perpustakaan Nasional beberapa waktu lalu.

RADARSOLO.COM - Institut Seni Indonesia (ISI) Solo menjalin kerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan rapat kerja nasional 2024 Forum Kepala Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN) dan seminar nasional di salah satu hotel di Banjarmasin Kalimantan Selatan pada 11-14 Juni lalu.

Dalam forum tersebut, Kepala Perpustakaan ISI Solo M. Ali Nurhasan Islamy, juga bertindak sebagai pembicara seminar nasional bertajuk Transformasi Perpustakaan Akademik di Era Kecerdasan Buatan: Standardisasi, Kolaborasi, dan Inovasi.

Ali mengatakan, pengembangan perpustakaan ISI Solo memiliki kekhasan berupa koleksi buku bidang seni, koleksi audio sebanyak 1.300 kaset, piringan hitam, dan manuskrip yang sudah mulai dialihmediakan menjadi koleksi digital.

"Perpustakaan sudah meningkat, namun perpustakaan ISI Solo perlu masukan dari peserta seminar guna pengembangan yang lebih baik lagi," terang Ali.

Ketua FKP2TN Edy Suprayitno menekankan penguatan keanggotaan untuk saling berkolaborasi sangat penting dilakukan. Salah satunya melalui konsorsium pengadaan jurnal.

"Kolaborasi dan sinergi antaranggota adalah kunci untuk menghadapi tantangan di masa kini dan masa depan. Kami berharap FKP2TN dengan semua anggota mampu menatap masa depan organisasi serta perpustakaan masing-masing," paparnya.‎

Sementara itu, Kabiro Hukum Organisasi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Perpustakaan Nasional RI Sri Marganingsih menyampaikan, ‎program Perpusnas RI salah satunya adalah pengumpulan naskah nusantara, baik yang berada di dalam maupun di ‎luar negeri. Sehingga, perlu kerja sama dengan berbagai institusi.

"Kerja sama ini diharapkan dapat memperkaya koleksi naskah Nusantara kita," ujarnya.

Marganingsih juga ‎mengukuhkan pengurus FKP2TN periode 2023-2026. Pengurus yang baru diharapkan dapat membawa organisasi semakin maju dan berperan aktif dalam transformasi perpustakaan akademik di era kecerdasan buatan.‎ (zia/nik)

Editor : Niko auglandy
#Perpusnas #solo #ISI #mou #perpustakaan