Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Wawali Solo Teguh Prakosa Klaim Antar-Jemput Siswa SKO Bikin Macet: Tindak Tegas!

Fauziah Akmal • Selasa, 25 Juni 2024 | 04:44 WIB
Suasana kegiatan belajar mengajar di SMP Khusus Olahraga (SKO) Solo, belum lama ini.
Suasana kegiatan belajar mengajar di SMP Khusus Olahraga (SKO) Solo, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Wakil Wali (Wawali) Kota Solo Teguh Prakosa soroti aktivitas antar-jemput siswa SMP Khusus Olahraga (SKO). Karena kerap membikin arus lalu lintas di Jalan Ronggowarsito semrawut. Para orang tua siswa diimbau mematuhi aturan, jika tidak ingin ditindak tegas oleh aparat.

Teguh sudah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub), agar tidak ragu menegur hingga menindak tegas para pelanggar aturan lalu lintas dan perparkiran. Dia meminta para orang tua yang sering antar-jemput anak di SKO, sesekali diberi ketegasan.

“Lokasi itu kan sebetulnya tidak ada fasilitas parkir di tepi jalannya. Jadi tidak boleh parkir sembarangan di sana. Apalagi kalau Rabu, Jumat, dan Minggu. Pasti macet karena mereka (siswanya) kan praktik,” kata Teguh.

Bukan tanpa alasan, Teguh sering mendapati para orang tua yang menjemput anaknya, menaikan kendaraan ke pedestrian di depan SKO. Sembari memarkirkan kendaraan hingga anaknya pulang sekolah.

Menurut Teguh, ini kurang pas. Karena pedestrian di kawasan itu dipercantik, bukan untuk ruang parkir. Namun demi kenyamanan pejalan kaki dan sejenisnya.

“Pedestrian sudah dipercantik, malah dipakai parkir. Kalau mau parkir, kan bisa masuk ke Pura Mangkunegaran, parkiran Ngarsopuro, atau di sekitar Masjid Al Wustho. Bagi yang melanggar seperti ini, ditindak tegas saja,” tegas Teguh.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Solo Taufiq Muhammad siap menindaklanjuti arahan Teguh. Dia mengakui, akses Jalan Ronggowarsito khususnya di segmen Pura Mangkunegaran dan sekitarnya merupakan jalur padat.

Arus lalu lintas kian semrawut saat jam masuk dan pulang sekolah. Dishub siap memberi peringatan keras, jika nantinya imbauan atau teguran yang dilayangkan tidak diindahkan.

“Sering macet itu saat antar-jemput pakai mobil. Karena biasanya parkir di tepi jalan. Sebenarnya sudah ada aturan titik-titik untuk drop pelajar. Kami setuju dengan usulan pak wakil. Mohon orang tua siswa mengikuti aturan yang ada,” pesan Taufiq. (ves/fer)

Editor : fery ardi susanto
#antar jempu sko solo bikin macet #kabar sko solo