RADARSOLO.COM-Terpaan media sosial (medsos) menimbulkan efek beragam. Khususnya bagi generasi (Gen) Z.
Merespons fenomena tersebut, tim pengabdian masyarakat grup riset Politik Kriminal Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar edukasi bijak memilih informasi dan menangkal hoax.
Kegiatan tersebut digelar di aula MAN 2 Kota Solo dan diikuti sedikitnya 400 siswa kelas X sekolah setempat, Selasa (16/7/2024).
Proses edukasi berlangsung interaktif. Para siswa aktif bertanya terkait materi yang disampaikan.
Kepala Program Studi (Prodi) S-3 Ilmu Hukum FH UNS Hartiwiningsih mengatakan, kegiatan ini merespons perkembangan teknologi informasi yang kian pesat.
Penggunaan gawai tidak lepas dari kehidupan sehari-hari masyarakat , terutama bagi para Gen Z.
Keuntungan dari perkembangan teknologi informasi, lanjut Hartiwiningsih, masyarakat dapat dengan mudah mengakses beragam informasi. Namun di sisi lain juga menimbulkan dampak negatif.
"Harapannya, edukasi ini bisa membantu Gen Z memanfaatkan teknologi informasi, khususnya internet secara bijak," terang Hartiwiningsih.
"Karena bisa menimbulkan banyak dampak, termasuk kejahatan siber. Supaya bisa terhindar dari hal ini, gunakan internet dengan bijak. Sehingga Gen Z bisa menjadi pemimpin berintegritas dan bermoral," lanjutnya.
Komite Organisasi dan Pengembangan SDM Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Erwina Tri Sulistiyaningrum mewanti-wanti para siswa melakukan cek dan ricek ketika menerima informasi.
Di antaranya menelusuri melalui media massa yang berintegritas maupun memeriksa keaslian foto memanfaatkan Google Lens.
Menurut Erwina, hoax mudah menyebar karena sikap masyarakat yang kurang kritis dalam menerima informasi.
"Selain itu, juga dipengaruhi menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, adanya polarisasi, dan belum cakap memilah sumber informasi," ungkap Erwina.
"Masyarakat belum tahu mana yang media pers, mana yang unggahan di media sosial," lanjut dia.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Solo Aris Susilo mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi tim pengabdian masyarakat grup riset Politik Kriminal FH UNS.
Dia berharap, kerja sama ini dapat diperluas, sehingga berkontribusi pada siswa dan kemajuan madrasah.
"Alhamdulillah, insya Allah akan menambah wawasan bagi anak-anak di MAN 2 Solo supaya peserta mendaptkan pengetahuan dan pemahaman," ungkap Aris. (zia/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono