Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

UTP Surakarta Genap Berusia 44 tahun, Ini Agenda Perayaan dan Harapannya 

Fauziah Akmal • Kamis, 18 Juli 2024 | 03:49 WIB

 

Syukuran dalam perayaan Dies Natalis UTP ke-44 yang digelar, Selasa (16/7).
Syukuran dalam perayaan Dies Natalis UTP ke-44 yang digelar, Selasa (16/7).
 

RADARSOLO.COM - Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta genap berusia 44 tahun, Rabu (17/7/2024). Serangkaian kegiatan perayaan Dies Natalis UTP ke-44 telah diselenggarakan sejak Januari lalu.

Bertepatan malam tirakatan di halaman UTP Kampus I, Solo, Selasa (16/7). Pada usianya yang ke-44 UTP Surakarta mencita-citakan menjadi institusi yang unggul.

Wakil Rektor II UTP Teguh Santosa mengatakan, malam tirakatan dalam rangka dies natalis ini menjadi momentum refleksi perjalanan UTP selama ini sejalan dengan cita-cita para pendiri.

"Momen ini sangat penting bagi sivitas akademika UTP Surakarta. jelas  44 tahun adalah usia yang tidak muda lagi. Tentu banyak hambatan visi misi Tri Ciri Tentara Pelajar, yaitu patriotisme, kepeloporan, dan kemandirian tentu masih relevan," ucapnya.

"Untuk mencapai itu perlu ada kolaborasi, kreativitas dan inovasi. Momen berbahagia ini menjadi momen bagi kami untuk bergandengan tangan menuju UTP yang lebih maju lagi," papar Teguh.

Teguh menambahkan, dalam mencapai cita-cita menjadi institusi yang unggul, salah satunya dilakukan dengan meningkatkan kualitas sivitas akademika UTP. Diketahui, UTP memiliki 122 dosen yang tersebar dalam 13 program studi.

Sebanyak 22 dosen di antaranya sudah doktor, 14 dosen tengah melanjutkan studi doktor yang mendapat dukungan beasiswa dari universitas, dan pengajuan lima guru besar. Selain itu, para dosen pun didorong menerbitkan penelitian pada jurnal internasional qualified terindeks Scopus.

"Tidak hanya dosen, tetapi tenaga pendidik (tendik) juga difasilitasi dan didorong mendapatkan nomor induk tenaga kependidikan (NITK) agar mendapatkan stimulan berupa tunjangan seperti sertifikasi dosen (serdos). Sebanyak 90 persen tendik sudah memiliki NITK dan 70 persen dosen memiliki serdos," bebernya.

Wakil Rektor III UTP Nuruddin Priya Budi menambahkan,  menuju institusi yang unggul, UTP menggencarkan kegiatan internasional. Mulai dari kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. Mulai dari program pertukaran pelajar, hingga mendatangkan profesor sebagai pengajar tamu secara daring maupun luring.

"Kemudian konferensi internasional dalam waktu dekat pada 23-24 Juli. Konferensi ini melibatkan delapan presenter dan 200 lebih pendaftar," tuturnya.

Di lain sis, serangkaian kegiatan telah terlaksana menyambut dies natalis. Meliputi sayembara desain logo Dies Natalis UTP Ke 44 pada Januari, UTP Goes To School dan Ramadhannya UTP pada Maret, UTP Green School pada April, Futsal Rector Cup pada Juni, dan ziarah ke makam para pendiri pada 11 Juli lalu.

Selanjutnya, akan dilaksanakan UTP Engineering Week pada 22 Juli, international conference pada 23-24 Juli, pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Warseno Slenk pada 10 Agustus, serta senam dan jalan sehat 14 Agustus mendatang. (zia/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#UTP #Dies Natalis #institusi