RADARSOLO.COM – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta kembali menggelar ujian terbuka promosi doktor program studi pendidikan agama Islam, Selasa (23/7). Momentum ini menandai bertambahnya dua doktor lulusan UNU Surakarta.
Abdul Basyir dan Maryono menjadi lulusan doktor ke-26 dan ke-27 UNU Surakarta. Keduanya resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji.
Abdul Basyir memaparkan disertasinya yang berjudul "Implementasi Nilai-nilai Pendidikan Multikultural dan Nilai-nilai Pendidikan Karakter melalui Strategi Pembelajaran Peta Pikiran pada Sekolah Polisi Negara Purwokerto".
Abdul Basyir mengatakan, proses pendidikan multikultural dan karakter pada kurikulum yang dikembangkan Sekolah Kepolisian Negara melalui kegiatan-kegiatan mental dan pengembangan kepribadian yang bersifat rutinitas dapat membentuk Bintara yang profesional dan tangguh.
"Setelah diterapkan strategi pembelajaran peta pikiran hasilnya ada peningkatan yang berkaitan dengan karakter dari para siswa Bintara tersebut," papar anggota Polri tersebut.
Sementara, Maryono mempresentasikan disertasi dengan judul "Pendidikan Karakter melalui Tradisi dan Budaya Santri dalam Pembentukan Perilaku Sosial Santri (Studi Analisis di Pondok Pesantren API ASRI Tegalrejo Magelang Tahun 2022-2023)".
Maryono menjelaskan, pembentukan perilaku sosial berkaitan dengan dimensi fisik, spiritual, dan mental. Dimensi fisik seperti olahraga, relaksasi, dan mengonsumsi makanan yang halal dan bergizi. Dimensi spiritual tertanam pada nilai kemanfaatan ilham dan semangat punya visi. Sementara dimensi mental untuk mengelola diri dengan gemar membaca.
"Terbentuk perilaku santri dengan nilai-nilai seperti religius, gemar membaca, disiplin, efektif, dan tanggung jawab. Itu bentuk-bentuk perilaku sosialnya," ungkap Maryono.
Rektor UNU Surakarta A. Mufrod Teguh Mulyo mengatakan, Abdul Basyir dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude, sedangkan Maryono berpredikat sangat memuaskan. Dia mengucapkan selamat kepada kedua mahasiswa S-3 PAI tersebut yang telah menyandang gelar doktor.
"Semoga ilmu yang didapat dari program Pascasarjana UNU Surakarta bermanfaat dan berkah," harapnya. (zia/nik)
Editor : Niko auglandy