Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Para Siswa SMK Ini Buat Inovasi Camilan Olahan Keripik Bunga dan Daun Telang: Kaya Antioksidan, Cegah Penuaan Mata

Damianus Bram • Senin, 29 Juli 2024 | 21:04 WIB
Keripik dari bahan dasar bunga dan daun telang yang mengandung antioksidan. Foto bawah, siswa dan guru yang memproduksi keripik telang.
Keripik dari bahan dasar bunga dan daun telang yang mengandung antioksidan. Foto bawah, siswa dan guru yang memproduksi keripik telang.

RADARSOLO.COM - Bagi yang memiliki masalah pada penglihatan, ada baiknya mengkonsumsi bunga dan daun telang.

Kini, siswa salah satu SMK swasta di Solo punya inovasi camilan olahan dari bahan dasar telang. Namanya Ketela, singkatan dari keripik daun dan bunga telang.

Bunga telang selain menjadi tanaman hias, memiliki khasiat bagi kesehatan mata.

Juga mengandung antioksidan, yang membantu melindungi sel dan mengurangi stres akibat penuaan dini, serta penyakit kronis lainnya. 

Lazimnya, telang dikonsumsi dalam bentuk teh. Namun, teh telang dinilai kurang popular di kalangan remaja.

Inilah yang mendasari tiga siswa SMK swasta di Solo Luvena Yocelyn, Maria Regina, Tiara Kasih untuk memproduksi keripik telang.

Ketiganya merupakan siswa jurusan teknik laboratorium medik dan jurusan analisis pengujian laboratorium.

Mereka dibimbing guru pendamping, yakni Kurniandari Widrianti. Menurut Kurniandari, hampir seluruh bagian tanaman telang bisa dikonsumsi.

“Mulai dari encis, bunga, dan daunnya bisa dikonsumsi. Telang memiliki manfaat sebagai antioksidan. Supaya menggugah selera, maka anak-anak berinovasi menjadikan telang sebagai keripik,” jelas Kurniandari kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (26/7).

Proses pembuatannya cukup mudah. Daun dan bunga telang segar dipisahkan dari putiknya, lalu dicuci bersih.

Kemudian dicampur bahan-bahan lainnya seperti tepung beras, tapioka, garam, ketumbar, kunyit, dan bawang. Setelah itu digoreng hingga kering atau crispy

Keripik ini tersedia dalam berbagai varian rasa, seperti orisinal, barbeque, dan sebagainya. Penambahan bahan perasa ini diklaim tidak mengurangi manfaat dari telang.

“Dalam bentuk keripik aneka rasa ini, bisa membangkitkan selera makan sayur bagi anak-anak muda,” bebernya.

Kurniandari menambahkan, bukan tanpa alasan memilih daun telang. Karena mudah didapatkan di lingkungan sekitar.

Daun dan bunga telang yang diolah menjadi keripik, memiliki nilai ekonomis tinggi dibanding olahan teh. Sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa.

“Ketika anak-anak punya tanaman telang di rumah, bisa dibudi daya. Kemudian diolah menjadi keripik untuk membantu perekonomian keluarga,” paparnya.

Produk keripik telang ini dijual dengan harga terjangkau. Namun, saat ini belum dipasarkan secara massif. Karena produksinya masih terbatas.

“Inovasi ini bisa untuk pembelajaran kreativitas dan kewirausahaankm” bebernya. (zia/fer)

Editor : Damianus Bram
#bunga telang #daun telang #keripik #antioksidan