RADARSOLO.COM - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta kembali menggelar ujian terbuka promosi doktor program studi pendidikan agama Islam (PAI), Selasa (6/8). Momentum ini menandai bertambahnya dua doktor lulusan UNU Surakarta.
Ambar Widyastini dan Ahmad Nafis Atoillah menjadi lulusan doktor ke-28 dan ke-29 UNU Surakarta. Mereka resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji.
Ambar Widyastini memaparkan disertasinya yang berjudul "Implementasi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Membentuk Karakter Religius Siswa (SMPN 1 Matesih Karanganyar Tahun 2023)".
Ambar mengatakan, implementasi input merupakan tahapan awal dalam proses pelaksanaan membentuk karakter religius siswa. Program pendidikan karakter dilaksanakan melalui kegiatan belajar mengajar dan ekstrakurikuler.
"Implementasi proses berada pada kategori efektif dan seluruh komponen sudah terlaksana dengan baik. Implementasi produk yaitu mengarahkan dan mengajarkan siswa untuk melaksanakan seluruh program yang ditentukan sekolah seperti kegiatan keagamaan sebagai penguatan karakter siswa," bebernya.
Sementara, Ahmad Nafis Atoillah mempresentasikan disertasinya berjudul "Pelaksanaan Kelompok Kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Pemahaman Moderasi Beragama Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Banjarnegara".
Nafis menjelaskan, proses pelaksanaan kelompok kerja pengawas melalui tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi berdampak sangat positif. "Hal itu ditandai dengan adanya sikap inklusif dan pemahaman moderat yang terlihat pada guru PAI SMAN Banjarnegara," ungkap Nafis.
Rektor UNU Surakarta A. Mufrod Teguh Mulyo mengatakan, Ambar menjadi perempuan kedua yang meraih gelar doktor di UNU Surakarta. Dia mengucapkan selamat kepada kedua mahasiswanya yang telah menyandang gelar doktor.
"Semoga ilmu yang didapat dari program Pascasarjana UNU Surakarta bermanfaat dan berkah," harapnya. (zia/nik)
Editor : Niko auglandy