RADARSOLO.COM- Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kembali digelar sivitas akademika Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta.
Kali ini dilaksanakan oleh dosen Fakultas Sains dan Teknologi UDB Surakarta dengan melibatkan para guru dan siswa SDN Sumber 1 Kota Solo.
Kegiatan ini bertema "Pemanfaatan Sedotan Plastik dan Pembuatan Sabun Cuci Tangan".
Lewat aksi tersebut, diharapkan mendongkrak kreativitas siswa, serta mendukung implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Pengabdian masyarakat oleh dosen Fakultas Sains dan Teknologi UDB Surakarta berlangsung sejak Juli-Agustus 2024.
Aksi tersebut terdiri dari tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi.
Bertujuan meningkatkan pemahaman guru dan siswa dalam mendesain serta menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah.
Pelatihan ini berfokus pada pembuatan kerajinan dari sedotan plastik bekas serta pembuatan sabun cuci tangan cair.
Tahap pertama, yaitu pelatihan pembuatan sabun cuci tangan. Dipandu oleh Henny Parida Hutapea, S.Si., M.Sc dan dosen program studi Kimia Industri UDB Surakarta.
Pelatihan ini melibatkan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, serta guru pendamping.
Peserta diperkenalkan pada bahan-bahan pembuatan sabun cuci tangan, fungsi tiap bahan, dan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan sabun cair.
Pemateri juga memberikan penjelasan mengenai pengemasan (packaging) yang menarik, pelabelan produk, hingga analisis harga pokok produksi (HPP).
Para peserta tampak antusias, dan hasilnya, semua berhasil membuat sabun cuci tangan sesuai arahan.
Pada kegiatan kedua, pelatihan pembuatan kerajinan dari sedotan plastik oleh Indah Wahyu Utami, ST., M.Si., dosen Program Studi Teknik Industri UDB Surakarta.
Materi yang disampaikan terkait inovasi dan motivasi dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
Peserta dilatih membuat kerajinan dari sedotan plastik bekas, yang disambut dengan respons positif dan antusiasme tinggi dari para peserta.
Setelah dilaksanakan dua pelatihan tersebut, dilakukan monitoring dan evaluasi.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa para peserta merasa puas dengan kegiatan tersebut.
Mereka mendapatkan keterampilan baru dalam menjaga kebersihan tangan menggunakan sabun dan memanfaatkan limbah plastik menjadi produk inovatif.
Guru-guru di SDN Sumber 1 berharap kegiatan serupa dapat dilakukan setiap tahun agar semakin banyak inovasi yang diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.
Dengan adanya program ini, pemahaman guru dan siswa terkait Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila meningkat signifikan.
Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga memperoleh ide-ide kreatif yang dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar sehari-hari. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono