Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Jemput Bola Rekam E-KTP, Disdukcapil Solo Sambangi 70 Sekolahan: Jaring Pemilih Pemula di Pilkada 2024

Fauziah Akmal • Kamis, 26 September 2024 | 03:35 WIB
Siswa SMA Muhammadiyah 3 Solo menjalani rekam data e-KTP, didampingi petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Solo, Selasa (24/9).
Siswa SMA Muhammadiyah 3 Solo menjalani rekam data e-KTP, didampingi petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Solo, Selasa (24/9).

RADARSOLO.COM – Jelang Pilkada Serentak 2024, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula. Salah satunya melalui rekam e-KTP bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun.

Caranya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Solo jemput bola ke 70 SMA/SMK sederajat. Sekolah yang jadi sasaran jemput bola rekam data e-KTP, baik negeri maupun swasta.

Ini lanjutan dari program inovasi Sweet Seventeen KTP-elku Datang. Program ini merupakan agenda rutin, yang menyasar siswa berusia 16 tahun ke atas. Setelah rekam data, E-KTP akan diserahkan saat mereka tepat berusia 17 tahun.

“Apalagi ini menjelang pilkada. Kami sudah siapkan sasarannya. Tidak hanya orang-orang yang sudah memiliki hak suara, tetapi juga para pemilih pemula. Harus kami jaring, jangan sampai terlewat,” kata Kepala Disdukcapil Kota Solo Agung Hendratno, Rabu (25/9).

Agung menambahkan, sudah mengoptimalkan penjaringan rekam data e-KTP melalui jemput bola. Tidak hanya di sekolah, tetapi juga di kelurahan setiap Sabtu dan di agenda car free day (CFD). Harapannya, pemilih pemula bisa menyalurkan aspirasinya dalam pesta demokrasi.

“Di pilkada ini, kami memberi kesempatan (jemput bola) hingga 27 November (hari pencoblosan). Kami undang by name, supaya melakukan perekaman di kecamatan,” imbuhnya.

Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Solo Arie Prabowo menjelaskan, rekam data e-KTP di 20 sekolah negeri sudah berjalan sejak Agustus-September. Trdapat 1.265 siswa yang rekam data.

“Sekolah negeri sudah selesai. Secara bertahap, tahun ini ada tiga kali jemput bola. Januari kemarin persiapan Pemilu 2024, kemudian pada Mei ada dinamika kependudukan, serta Agustus-September ini karena sudah mulai tahun ajaran baru,” urainya.

Sementara itu, jemput bola di sekolah swasta dimulai Senin (23/9) sampai 24 Oktober. Tercapat 60 sekolah sasaran.

pendiBaca Juga: SMAN 1 Nogosari Boyolali Gelar Education Expo: Motivasi Siswa Melanjutkan ke Perguruan Tinggi

Sejumlah sekolah jemput bola serentak, mengingat jumlah siswa yang minim, atau didominasi siswa berdomisili luar kota. Di antaranya SMA Diponegoro dan SMA Budi Utomo, kemarin (25/9).

“Jadi hanya 50 sekolah swasta yang kami tuju untuk jemput bola. Kami punya empat alat perekam. Jadi ada empat tim yang terjun ke sekolah-sekolah sesuai jumlah siswanya,” beber Arie. (zia/fer)

Editor : fery ardi susanto
#disdukcapil solo rekam e ktp di sekolahan #pemilih pemula pilkada 2024 #disdukcapil solo jemput bola