RADARSOLO.COM – Jaksa Agung S.T. Burhanuddin terima penghargaan Adikarya Anugraha Dharma Krida Justisia dari Universitas Sebelas Maret (UNS).
Penyerahan penghargaan diwakili Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Ponco Jartanto, dalam rangkaian seminar nasional bidang hukum di Gedung Ki Hadjar Dewantara UNS Tower, Rabu (25/9).
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas dedikasi dan pencapaian jaksa agung dalam memimpin penegakan hukum. Termasuk serta komitmen dalam pemberantasan korupsi dan penguatan supremasi hukum.
Dalam seminar tersebut, Burhanuddin memaparkan via daring. Menurutnya, asas dominus litis merupakan suatu prinsip dalam hukum acara, yang memberikan kewenangan penuh kepada suatu pihak tertentu untuk mengendalikan jalannya suatu perkara.
“Harapannya, para peserta seminar dapat mencurahkan pemikirannya melalui forum ilmiah ini. Terutama mengenai urgensi efek dominus litis, demi mewujudkan hukum yang lebih baik,” harapnya.
Rektor UNS Hartono menambahkan, seminar ini merupakan komitmen kampusnya dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing. Dia berharap sinergitas kedua lembaga ini terus ditingkatkan.
“Sehingga lulusan kami tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter kuat dalam menjunjung tinggi asa kebenaran,” papar Hartono.
Seminar mendatangkan lima pembicara ahli di bidang hukum. Antara lain guru besar bidang keperdataan Fakultas Hukum (FH) UNS Adi Sulistiyono, serta jaksa agung muda tindak pidana hukum Asep Nana Mulyana.
Kemudian guru besar hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Harkristuti Harkrisnowo, dosen hukum pidana FH Universitas Brawijaya (UB) Fachrizal Afandi, serta guru besar FH Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Pujiyono.
Turut hadir Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Mukri, Kepala Kejaksaan Tinggi DIY Ahelya Abustam, serta Kepala Kejaksaan Negeri Solo D.B. Susanto. Termasuk ketua dan sekretaris senat akademik, ketua dan sekretaris dewan profesor, wakil rektor, dekan, serta ketua lembaga di lingkungan UNS. (zia/fer)
Editor : fery ardi susanto