RADARSOLO.COM – SMK Negeri 5 Sukoharjo yang menjadi salah satu SMK Pusat Keunggulan (PK). SMK PK merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu.
Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan kinerja SMK. Diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.
Program ini luar biasa dampaknya terhadap proses kegiatan belajar-mengajar di sekolah dan juga peningkatan kompetensi guru.
Peningkatan kompetensi guru ini sangat penting, pasalnya guru ilmunya harus ter-update sesuai dengan standar industri. Nanti apa yang diajarkan ke siswa ialah ilmu kekinian, sesuai dengan yang distandarkan oleh industri.
"Untuk SMK itu nanti output-nya adalah anak-anak bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan. Anak-anak kami create bagaimana nanti mereka siap untuk bekerja di industri," ungkap Kepala SMKN 5 Sukoharjo Ari Kurniawati, Jumat (11/10).
Kelas Industri merupakan kelas unggulan yang dimiliki oleh SMKN 5 Sukoharjo, yaitu Kelas Industri Telkom dari jurusan TJKT, kelas industri Mitsubishi Motor oleh Jurusan Teknik Ototronik dan kelas industri Luwes Group dan Tsabita Bakery yang dimiliki oleh Jurusan Pemasaran.
"Kelas industri ini anak-anak benar-benar dipersiapkan nanti untuk siap terjun di industri. Kami bekerja sama dengan industri untuk menyinkronkan kurikulum pembelajaran yang ada di sekolah dengan apa yang dibutuhkan oleh industri," bebernya.
Lebih lanjut dikatakan Ari, progres kemampuan siswa peningkatannya sangat signifikan. Karena, peralatannya yang digunakan untuk alat praktik untuk siswa juga meningkat dengan adanya SMK Pusat Keunggulan.
Program SMK PK juga turut mendukung pelaksanaan teaching factory (Tefa).
“Saya berharap dengan pelaksanaan Tefa di sekolah dapat meningkatkan kompetensi siswa dan bisa merubah mindset siswa juga,” ungkap Waka Kurikulum SMKN 5 Sukoharjo Dian Mustikaningsih.
Pelaksanaan Tefa di SMKN 5 Sukoharjo ini berbasis project based learning (PBL). Di mana PT Estima Solo sebagai mitra industri memberikan proyek dan bahan dasar produk kepada sekolah yang kemudian dikerjakan oleh siswa di sekolah.
Produk yang telah dibuat oleh siswa SMKN 5 Sukoharjo, seperti produk perakitan sepeda motor listrik, mobil listrik, laptop, LED layar datar. (kwl/nik)
Editor : Niko auglandy