Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

ISI Solo Gelar Talkshow, Angkat Isu Kekerasan Seksual

Fauziah Akmal • Jumat, 1 November 2024 | 03:51 WIB

 

Talkshow di kampus ISI Solo, Rabu (31/10).
Talkshow di kampus ISI Solo, Rabu (31/10).

RADARSOLO.COM – Institut Seni Indonesia (ISI) Solo mengelar talkshow bertajuk “Toxic Relationship: Saat Cinta Jadi Luka”, Rabu (30/10). Talkshow ini berawal dari keprihatinan akan tingginya angka kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Data Komisioner Komnas Perempuan menyebut, ada 1.334 kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus. Anggota Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) ISI Solo Devi Nirmala Muthia Sayekti menjelaskan, talkshow ini bagian dari upaya berkelanjutan. Demi terciptanya lingkungan belajar aman dan ramah bagi semua pihak.

Talkshow ini diharapkan menjadi wadah edukasi bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Supaya lebih memahami tanda-tanda hubungan beracun, serta langkah konkret dalam mencegah kekerasan seksual,” papar Muthia.

Muthia menambahkan, ISI Solo berkomitmen menciptakan lingkungan kampus yang aman.

“Peserta didorong lebih mengenali bentuk-bentuk kekerasan, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Sehingga bisa mengambil langkah pencegahan yang diperlukan,” imbuhnya.

Sementaraitu, aktivis kesetaraan gender Kalis Mardiasih dalam talkshow itu memaparkan jenis-jenis kekerasan berbasis gender (KBG) dan KBG online (KBGO). 

“KBG mencakup kekerasan fisik, verbal, psikis, hingga kekerasan ekonomi. Serta bagaimana kekerasan ini sering terjadi dalam hubungan personal,” papar Kalis. (zia/fer)

 

Editor : fery ardi susanto
#ISI Solo #talkshow kekerasan seksual di kampus isi solo #isi surakarta