RADARSOLO.COM – Bakso merupakan makanan yang populer di Indonesia. Konsumen dapat membeli bakso untuk dikonsumsi langsung dari pedagang maupun pembeli dalam bentuk mentah untuk diolah menjadi berbagai masakan di rumah. Salah satu supplier bagi pedagang bakso adalah UMKM Bakso Hokky.
UKM Bakso Hokky yang berlokasi di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo telah berdiri sejak 2021. Bakso yang diproduksi oleh UKM ini kemudian didistribusikan dan dijual kembali oleh pedagang bakso di daerah Karanganyar.
UKM Bakso Hokky ingin memperluas area pemasaran dan menjual produk ke konsumen dalam bentuk bakso frozen. Peredaran panganan beku ini ingin didistribusikan ke area yang luas. Jadi membutuhkan izin BPOM serta memerlukan masa simpan yang lama, yakni sekira lebih dari 7 hari.
Akan tetapi pihak UMKM belum memahami terkait kebutuhan untuk pemenuhan persyaratan izin edar BPOM serta mengenai perpanjangan umur simpan.
Oleh karena itu tim Research Group Food Technology and Innovation dari Program Studi D3 Teknologi Hasil Pertanian SV UNS dengan pendanaan dari Hibah Grup Riset UNS dan bantuan dari BPOM Surakarta membantu UMKM untuk dapat memenuhi kebutuhan untuk pengajuan izin edar BPOM tersebut.
Bantuan diberikan dalam bentuk pendampingan maupun material. Pendampingan diberikan dalam bentuk pelatihan dan identifikasi kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Material yang diberikan berupa beberapa peralatan seperti vacuum sealer, rak pendingin, serta alat pendukung cara pengolahan pangan olahan yang baik.
“Alhamdulillah bantuan-bantuan yang telah diberikan ini sangat membantu. Semoga ke depannya usaha ini bisa terus berkembang,” ujar Ibu Amik, pemilik UMKM Bakso Hokky. (nik)
Editor : Niko auglandy