Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Surakarta Luncurkan Program Sedekah Sampah Plastik

Fauziah Akmal • Rabu, 13 November 2024 | 03:31 WIB
Kepala SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Surakarta Joko Susilo memperlihatkan kandang sampah yang ada di sekolahnya.
Kepala SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Surakarta Joko Susilo memperlihatkan kandang sampah yang ada di sekolahnya.

RADARSOLO.COM – SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Surakarta resmi meluncurkan program sedekah sampah botol dan gelas plastik sebagai upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan dan jiwa sosial di kalangan siswa. Program ini mengajak siswa untuk membuang sampah botol dan gelas plastik secara tertib di “kandang sampah” yang telah disediakan di sekolah.

“Kami punya branding Sekolah Plus, jadi programnya pun harus Plus. Kami ingin tampil beda dan benar-benar mengimplementasikan konsep Sekolah Plus dalam pembelajaran,” terang Kepala SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Surakarta Joko Susilo ditemui di ruangannya, Selasa (12/11).

Melalui program ini, siswa diajarkan untuk mencintai lingkungan dan disiplin membuang sampah. Sampah botol dan gelas plastik yang terkumpul nantinya akan didaur ulang atau dijual. Hasilnya digunakan untuk kegiatan yang menyenangkan bagi siswa, seperti makan bersama setiap kelas.

“Ini tidak hanya soal cinta lingkungan, tapi juga ada nilai ekonomisnya. Hasil penjualan sampah akan kembali ke siswa untuk kegiatan bersama, sehingga sekolah menjadi lebih menyenangkan,” tambahnya.

Program sedekah sampah ini juga memiliki nilai sosial, di mana hasil dari pengumpulan sampah plastik dapat disumbangkan kepada pemulung atau orang yang membutuhkan. Joko berharap, dengan adanya program ini, siswa bisa belajar bersedekah dan berbagi dengan sesama.

Sampah plastik dikumpulkan di dalam kandang sampah berukuran 170x50 cm yang dibuat transparan agar siswa lebih termotivasi membuang sampah pada tempatnya. Transparansi ini juga mengurangi pencampuran sampah, karena pada tempat sampah tertutup, meskipun sudah diberi label organik dan anorganik, sering kali jenis sampah tetap tercampur.

“Anak-anak di lantai dua kadang malas membawa sampah ke bawah, jadi akan kami tambah satu lagi di lantai dua,” imbuhnya.

Selain itu, SD Muhammadiyah 20 Sidorejo juga menyediakan kegiatan outing class dan ekstrakurikuler seperti renang, panahan, dan berkuda yang sudah termasuk dalam biaya SPP. Sekolah juga berkolaborasi dengan Program Studi Gizi ITS PKU Muhammadiyah untuk mengadakan kegiatan ekonomi kreatif sebagai upaya menanamkan jiwa kewirausahaan pada siswa.

"Kami berupaya menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya akademik, tetapi juga membentuk karakter peduli lingkungan dan sosial pada siswa," tandasnya. (zia/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#SD Muhammadiyah 20 Sidorejo #Kandang Sampah