RADARSOLO.COM– Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengikuti workshop kehumasan dan jurnalistik. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 29 November hingga Senin dan Selasa, 2-3 Desember 2024 di Graha Jawa Pos Radar Solo.
Wakil Dekan III FSP ISI Surakarta Bondet Wrahatnala mengatakan, workshop kehumasan dan jurnalistik di era digital yang bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Solo ini untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang kehumasan dan jurnalistik.
“Output-nya kami berharap setelah pelatihan mereka ini bisa terlibat dalam mengelola konten media di fakultas agar lebih berkualitas,” ujar Bondet.
General Manager Jawa Pos Radar Solo Andi Aris mengatakan, peran humas tidak bisa dipisahkan dengan media. Sebab itu, humas perlu bersinergi dengan media dalam branding lembaga.
“Dengan kerja sama yang baik maka citra lembaga akan meningkat,” ujar Andi.
Andi mengatakan, dengan maraknya informasi hoaks di media sosial, maka perlu selektif dalam memilih informasi. Salah satunya paham dengan kaidah jurnalistik agar bisa menyaring yang benar-benar valid dan layak untuk dikonsumsi.
Sementara itu, dalam pelatihan ini peserta mendapatkan materi tentang bagaimana kiat berhubungan dengan media serta manajemen komunikasi krisis. Kemudian mereka juga dibekali tentang jurnalistik di era digital serta fotografi dan videografi.
Materi-materi tersebut disampaikan oleh Tim Jawa Pos Radar Solo. Tidak hanya teori, tapi juga langsung praktik dan simulasi. Sehingga peserta mendapatkan bekal lengkap.
Salah seorang peserta pelatihan Rahmani Yanuarista Puteri Sanjaya mengaku sangat senang mengikuti kegiatan pelatihan ini. Dia berharap kegiatan ini digelar lebih intensif lagi.
“Kami mendapat materi tentang bagaimana seluk beluk humas dan ilmu jurnalistik serta fotografi dan videografi. Sangat antusias dan menyenangkan,” ujar Rahmani. (zia/nik)
Editor : Kabun Triyatno