RADARSOLO.COM – Ratusan siswa SDN Begalon I, Laweyan, mendapat pembekalan penting untuk menghadapi ancaman bencana, terutama gempa megathrust. Edukasi kebencanaan yang diinisiasi Rumah Zakat Solo bekerjasama dengan BPBD Kota Solo dan Jawa Pos Radar Solo ini bertujuan meningkatkan kesiapan siswa dalam mitigasi bencana.
Sebanyak 150 siswa kelas IV hingga VI dengan antusias mengikuti simulasi penyelamatan diri saat gempa bumi. Selain itu, mereka juga mendapat pemahaman dasar tentang berbagai jenis bencana alam yang mengintai.
"Kegiatan ini bertujuan mengurangi risiko dampak bencana sekaligus mengenalkan jenis-jenis bencana di sekitar kita, terutama ancaman gempa megathrust yang perlu diwaspadai," ujar Kepala Seksi Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Solo Didik Sunarjono.
Didik menjelaskan, BPBD secara rutin mengadakan sosialisasi kebencanaan ke berbagai pihak, termasuk sekolah. Untuk anak SD, materi yang diberikan fokus pada langkah-langkah dasar mitigasi seperti latihan menghadapi gempa.
Kepala SDN Begalon I Tiwi Askundari menegaskan bahwa edukasi semacam ini sangat bermanfaat bagi siswa. Dia berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin untuk seluruh kelas.
"Beberapa siswa mungkin sudah pernah mengalami gempa, tapi banyak yang belum tahu penyebab dan cara menyelamatkan diri. Dengan edukasi ini, mereka jadi lebih siap menghadapi bencana," ujar Tiwi.
Dia juga berharap kerja sama dengan BPBD terus berlanjut agar semua siswa, termasuk kelas I-III, dapat mempersiapkan diri menghadapi bencana.
Koordinator Relawan Rumah Zakat Cabang Solo Nakief Nur Candra menjelaskan, lembaganya secara rutin memberikan edukasi kebencanaan ke berbagai jenjang pendidikan baik formal maupun nonformal.
Editor : Kabun Triyatno