Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Meriah! Perayaan 25 Tahun SD Muhammadiyah PK Kottabarat Hadirkan Buku Seperambat Abad dan Layanan Lazismu

Antonius Christian • Sabtu, 15 Februari 2025 | 22:00 WIB
 Seperempat Abad SD Muhammadiyah PK Kottabarat: Mengukir Peradaban dalam acara Milad ke-25 yang digelar di Solo Square, Sabtu (15/2/2025).
 Seperempat Abad SD Muhammadiyah PK Kottabarat: Mengukir Peradaban dalam acara Milad ke-25 yang digelar di Solo Square, Sabtu (15/2/2025).

RADARSOLO.COM – Puncak peringatan Milad ke-25 SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat berlangsung meriah di Solo Square Mall, Sabtu (15/2/2025) pagi.

Acara ini menjadi klimaks dari rangkaian kegiatan yang telah digelar sebelumnya, seperti bakti sosial bagi warga sekitar sekolah serta pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat.

Wakil Kepala SD Sekolah Bidang Kesiswaan, Muhamad Arifin menyampaikan, momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan sekolah dalam mencetak generasi unggul.

“Hari ini adalah puncak perayaan Milad ke-25 SD Muhammadiyah PK Kottabarat. Sebelumnya, kami telah mengadakan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat," ujarnya

Dia menyebut, ada tiga kegiatan utama yang digelar di Solo Square.

Yaitu launching buku Seperempat Abad SD Muhammadiyah PK Kottabarat: Mengukir Peradaban, peresmian kantor layanan Lazismu, serta penampilan potensi siswa.

Salah satu momen istimewa dalam peringatan milad kali ini adalah peluncuran buku Seperempat Abad SD Muhammadiyah PK Kottabarat: Mengukir Peradaban.

Buku ini menjadi rekam jejak perjalanan sekolah selama 25 tahun dalam membangun pendidikan yang berbasis nilai-nilai Islam dan budaya.

Selain itu, peresmian kantor layanan Lazismu juga menjadi langkah besar bagi sekolah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Dengan adanya Lazismu di sekolah, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini kepada para siswa, agar mereka tumbuh dengan kesadaran berbagi dan membantu sesama,” tambah Arifin.

Keunikan dalam perayaan kali ini adalah keterlibatan penuh para siswa dalam berbagai pertunjukan.

Setiap kelas diwajibkan untuk menampilkan perwakilan dalam acara ini, baik dari ekstrakurikuler maupun kegiatan kelas.

“Kami rancang agar semua anak bisa tampil. Tujuannya agar mereka lebih percaya diri dan berani tampil di depan umum. Dengan begitu, mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga pengalaman yang membentuk karakter mereka,” jelas Arifin.

Para pengunjung Solo Square disuguhkan berbagai penampilan menarik dari siswa, mulai dari tari-tarian tradisional, musik islami, hingga pertunjukan seni lainnya.

Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat dari antusiasme siswa serta dukungan para orang tua yang turut hadir menyaksikan penampilan putra-putri mereka.

Pendidikan Berbasis Nilai Islam

Di usia seperempat abad, SD Muhammadiyah PK Kottablazismuarat semakin memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang berbasis nilai-nilai Islam sekaligus menjunjung tinggi kebudayaan.

“Selama ini, ada anggapan bahwa pendidikan Islam merupakan pendidikan kelas bawah atau pinggiran. Namun, kami ingin buktikan bahwa pendidikan Islam, khususnya Muhammadiyah, juga bisa unggul dan mampu mencetak generasi berkualitas,” tegas Arifin.

Selain unggul dalam bidang akademik, sekolah ini juga berupaya menanamkan nilai-nilai budaya, terutama di Kota Solo yang dikenal sebagai kota budaya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya menghasilkan anak-anak yang saleh dan salehah, tapi juga berbudaya, memiliki adab yang baik, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” lanjutnya.

Saat ini, SD Muhammadiyah PK Kottabarat memiliki total 455 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar (rombel) di tiap tingkatan kelas.

Kecuali kelas V yang hanya memiliki dua rombel. Setiap rombel berisi sekitar 28 siswa.

Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SD Muhammadiyah PK Kottabarat terlihat dari tingginya minat dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Untuk tahun ajaran 2025/2026, kuota 84 siswa telah terpenuhi.

Bahkan, untuk tahun ajaran 2026/2027, sudah ada dua rombel yang terisi sejak dini, menyisakan satu rombel terakhir

“Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang besar terhadap sekolah kami. Kami berharap ke depan SD Muhammadiyah PK Kottabarat terus berkembang, memberikan pendidikan terbaik, dan semakin dipercaya masyarakat,” tutur Arifin.

Di usia yang ke-25 tahun ini, seluruh tenaga pendidik SD Muhammadiyah PK Kottabarat juga berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi siswa-siswinya.

“Kami ingin mendidik anak-anak jadi generasi yang baik, saleh, dan salehah, tapi tetap rendah hati. Tidak perlu sombong, cukup lakukan yang terbaik, dan segala urusan kita serahkan kepada Allah SWT,” pungkas Arifin. (atn/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#pendidikan islam #milad #Solo Square #SD Muhammadiyah PK Kottabarat #LazisMu