RADARSOLO.COM-Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Surakarta resmi bergabung dengan Akademi Kebidanan (Akbid) Persada Palembang, membentuk Universitas Muhammadiyah (UM) PKU Surakarta.
Keputusan merger ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Nomor 55/B/0/2025, yang memberikan izin penggabungan dua institusi tersebut menjadi UM PKU Surakarta.
SK tersebut diserahkan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI dalam acara di Gedung Rektorat ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (22/2/2025).
Serah terima SK dilakukan oleh Ketua LL Dikti Wilayah VI dan Kepala Biro Organisasi dan SDM Kemendikti Saintek, Bhimo Widyo Andoko, kepada Wakil Ketua Badan Pembina Harian (BPH), Harun Joko Prayitno, serta Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti.
Menurut Harun Joko Prayitno, perubahan menjadi UM PKU Surakarta merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Khususnya dalam bidang kesehatan, teknologi, sains, dan rekayasa.
"Transformasi ini juga merupakan langkah mendukung kebijakan pemerintah dalam penyehatan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) serta meningkatkan daya saing di dunia pendidikan tinggi," ujarnya, Senin (24/2/2025).
Ia berharap UM PKU Surakarta dapat menjawab kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan, sains, dan teknologi, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa.
"Kami berharap dengan berubahnya ITS PKU menjadi UM PKU Surakarta, institusi ini dapat menjadi perguruan tinggi yang berkembang pesat dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman," tambahnya.
Sejak didirikan pada 1993, perguruan tinggi ini terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada inovasi dan keunggulan akademik.
Dengan adanya merger ini, UM PKU Surakarta diharapkan semakin memperkuat peran Muhammadiyah dalam dunia pendidikan tinggi serta melahirkan lulusan berkualitas yang siap bersaing di era digital. (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono