Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Harga Pangan di Solo Bisa Melonjak, Ini Strategi BI Mengendalikannya

Maulida Afifa Tri Fahyani • Minggu, 16 Maret 2025 | 16:15 WIB
Murid SD di Kecamatan Baturetno menikmati menu MBG belum lama ini.
Murid SD di Kecamatan Baturetno menikmati menu MBG belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Bank Indonesia (BI) Solo telah menyiapkan langkah antisipasi guna mengatasi potensi lonjakan harga di pasar akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program ini menjadi salah satu inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Namun, dengan meningkatnya permintaan bahan pangan, muncul kekhawatiran akan potensi kenaikan harga di pasar.

Kepala BI Solo, Dwiyanto Cahya Sumirat, menegaskan bahwa hingga saat ini, kondisi harga di wilayah Solo masih dalam keadaan terkendali.

Dia menyebutkan bahwa pasokan komoditas tetap stabil, dan BI Solo bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantauan guna menjaga keseimbangan harga di pasaran.

“Sejauh ini, kami telah melakukan pemantauan harga komoditas bersama TPID, dan semuanya masih berjalan dengan baik. Jika terjadi kenaikan harga akibat program MBG atau faktor lain seperti musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Ramadan, kami siap melakukan intervensi melalui kegiatan pasar murah,” ujar Dwiyanto kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (7/3).

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam pemenuhan gizi, Program MBG juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal.

Menurut Dwiyanto, program ini menciptakan multiplier effect yang melibatkan banyak pihak, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga distributor pangan, yang ikut terdorong untuk berkontribusi dalam rantai pasok bahan makanan bergizi.

“Kegiatan Makan Bergizi Gratis ini membawa banyak dampak positif bagi masyarakat dan UMKM. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menghidupkan ekonomi lokal, karena melibatkan berbagai sektor mulai dari petani hingga pelaku usaha kecil dan menengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dwiyanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan para petani untuk memastikan kelangsungan pasokan pangan. Menurutnya, para petani menyambut baik program ini karena membantu meningkatkan permintaan hasil panen, sekaligus memberikan kepastian bahwa produk mereka dapat terserap di pasar.

“Kami tidak khawatir dengan ketersediaan pasokan, karena petani saat ini mampu memastikan hasil panennya mencukupi. Justru, program MBG ini menjadi dorongan tambahan bagi mereka untuk lebih optimistis bahwa hasil panennya akan terserap dengan baik,” tambahnya.

Untuk memastikan distribusi barang tetap lancar, BI Solo bekerja sama dengan TPID dalam mengoptimalkan sistem distribusi guna menghindari kelangkaan bahan pangan di pasaran.

Kesiapan ini sangat penting, mengingat selain program MBG, sejumlah agenda Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) juga berpotensi menyebabkan lonjakan permintaan, yang pada akhirnya dapat berdampak pada harga.

Melalui rapat koordinasi tingkat tinggi atau High Level Meeting (HLM) bersama TPID, BI Solo berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memastikan perekonomian daerah tetap berjalan lancar, meskipun terdapat tekanan dari faktor eksternal.

“Dari hasil HLM bersama TPID, kami fokus untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan ekonomi daerah tetap berjalan optimal. Jika terjadi lonjakan harga akibat program MBG atau faktor lainnya, kami akan segera mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasinya,” tegas Dwiyanto.

Dengan strategi yang telah disiapkan, BI Solo optimistis bahwa Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lancar tanpa mengganggu keseimbangan pasokan dan harga di pasar.

Program ini diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi penerima bantuan, tetapi juga memperkuat perekonomian lokal, sekaligus menjaga kestabilan inflasi di Kota Solo. (ul/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#Makan Bergizi Gratis #bank indonesia