Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kasus Kecelakaan Kerja Melonjak Di Jawa Tengah, Tekankan Pendidikan K3

Fauziah Akmal • Jumat, 2 Mei 2025 | 02:40 WIB
Dosen Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sri Darnoto.
Dosen Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sri Darnoto.

RADARSOLO.COM – Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah kasus kecelakaan kerja di Jawa Tengah sepanjang 2024 mencapai 58.956. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan 2023, yang hanya 43.211 kasus.

Dosen Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sri Darnoto menilai, angka kecelakaan kerja yang tinggi menunjukkan isu keselamatan dan kesehatan kerja (K3) belum mendapatkan perhatian memadai.

“Keselamatan dan kesehatan kerja adalah kebutuhan dasar manusia yang harus mendapat perhatian serius. Terlebih dalam dunia kerja,” ungkapnya.

Menurutnya, minimnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya K3 di kalangan tenaga kerja, jadi penyebab tingginya angka kecelakaan. Di samping keterbatasan sumber daya dan infrastruktur di sektor industri.

“Masih banyak industri, terutama sektor mikro dan kecil yang tidak menerapkan standar K3. Padahal infrastruktur dan fasilitas yang memadai, jadi kunci menciptakan lingkungan kerja yang aman,” jelasnya.

Dia menekankan pentingnya peran aktif pengusaha dan pemerintah dalam peningkatan implementasi K3. Menurutnya, pengusaha harus rutin memberikan informasi, pendidikan, dan pelatihan kepada para pekerja. Di samping itu, pemerintah harus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan regulasi yang ada.

“Pengawasan atas implementasi K3 di lapangan harus diperkuat. Tanpa pengawasan yang ketat, pelanggaran protokol keselamatan sulit dideteksi dan dicegah,” tegasnya. (zia/fer)

Editor : fery ardi susanto
#keselamatan kerja #kecelakaan kerja #universitas muhammadiyah surakarta #ketenagakerjaan jateng