RADARSOLO.COM-Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti aula SMA Negeri 3 Boyolali saat acara pelepasan siswa kelas XII tahun ajaran 2024/2025 digelar bersama para wali murid, Sabtu (4/5/2025).
Kegiatan berlangsung secara sederhana namun bermakna, dengan dihadiri oleh 321 wali murid.
Kepala SMAN 3 Boyolali Najamudin menyampaikan, acara ini merupakan momen simbolik penyerahan kembali tanggung jawab pendidikan kepada orang tua setelah siswa menyelesaikan jenjang pendidikan menengah.
“Ini menjadi momentum reflektif. Pendidikan formal dari sekolah kini secara simbolis kami kembalikan kepada keluarga. Ini juga bentuk penghormatan atas perjuangan para siswa selama tiga tahun terakhir,” ujarnya.
Najamudin menyampaikan rasa bangga atas pencapaian siswa kelas XII, seraya mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan kehidupan mereka.
“Jadilah insan pembelajar sepanjang hayat. Tetap rendah hati, dan jagalah integritas dalam setiap langkah,” pesannya.
Pelepasan siswa SMAGA tahun ini digelar secara internal dan mengundang wali murid secara langsung.
Ini merupakan bentuk terobosan untuk menghindari perayaan konvoi kelulusan yang berisiko.
“Kami ingin membentuk tradisi baru. Tidak perlu perayaan di hotel atau konvoi. Di sekolah, secara sederhana dan bermakna, sudah cukup,” imbuh Najamudin.
Prestasi SMAN 3 Boyolali pun tak luput disorot.
Sebanyak 56 siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan diterima di berbagai perguruan tinggi ternama.
Baca Juga: MPLS SMAN 3 Boyolali: Ciptakan Lingkungan Belajar Inklusif
Antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Sebelas Maret.
“Ini membuktikan kualitas dan dedikasi seluruh civitas akademika SMAGA. Kami bangga bisa terus mencetak lulusan unggulan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” kata Najamudin.
Selain prestasi akademik, sekolah juga menorehkan 32 prestasi non-akademik sepanjang tahun ajaran ini, di bidang olahraga, seni, literasi, dan kepemimpinan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Kami ingin menegaskan bahwa pendidikan di SMAGA tidak hanya soal nilai, tapi juga pembentukan karakter dan bakat siswa secara menyeluruh,” tegasnya.
Maryanto, pengawas pembina dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V memberikan apresiasi atas komitmen SMAN 3 Boyolali sebagai sekolah berintegritas dan ramah anak.
Ia berpesan agar para lulusan membawa semangat perubahan ke masyarakat.
“Kalian adalah generasi harapan. Teruslah berkarya dan bawa dampak positif di mana pun kalian berada,” pungkasnya. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono