Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ini Kuota Kursi SKO Kota Solo di SPMB 2025

Fauziah Akmal • Jumat, 9 Mei 2025 | 03:35 WIB

 

MENDATA: Proses pendaftaran SPMB di SKO Kota Solo, Kamis (7/5/2025).
MENDATA: Proses pendaftaran SPMB di SKO Kota Solo, Kamis (7/5/2025).

RADARSOLO.COM – SMP Khusus Olahraga (SKO) Kota Solo membuka 64 kuota peserta didik baru melalui Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

Seleksi SKO Kota Solo dimulai lebih awal dari jadwal SPMB reguler untuk memberi kesempatan pendaftar yang tidak lolos agar bisa mengikuti jalur lain di SMP umum.

"Pendaftaran dimulai 6-15 Mei ini. Habis itu pengumumannya tanggal 17 Mei (pengumuman seleksi) administrasi," terang Kepala SKO Solo Bambang Sigid, Kamis (8/5/2025).

Bambang mengatakan, pihaknya menyediakan kuota 64 peserta didik baru untuk 12 cabang olahraga (cabor) yang ditawarkan. Rinciannya, cabor atletik, renang, tenis meja, panahan, tenis, bola voli, sepak bola, pencak silat, karate, anggar, taekwondo, dan judo.

Pendaftaran hanya dibuka bagi warga Solo yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) setempat.

"Harus KK Solo karena itu (SKO didanai) APBD-nya dari Solo," imbuhnya.

Tahap awal pendaftaran dimulai dengan pembuatan akun di laman spmb.surakarta.go.id. Peserta diwajibkan mengunggah berkas pendaftaran, mengisi formulir, dan mencantumkan biodata prestasi.

Verifikasi berkas seperti Kartu Keluarga dan piagam prestasi dilakukan di SKO Solo pada rentang waktu 6-15 Mei.

Peserta yang lolos seleksi administrasi akan diumumkan pada 17 Mei. Mereka selanjutnya mengambil nomor dada dan nomor tes, serta mengikuti serangkaian ujian mulai 19 Mei, yakni tes psikologi dan kesehatan di Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Manahan.

Tes fisik umum digelar keesokan harinya di lokasi yang sama, sementara tes spesialisasi cabor dilakukan 22 Mei di tempat latihan masing-masing cabor.

Mereka akan mengikuti masa orientasi atau trial selama tiga hari, pada 26-28 Mei. Hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 4 Juni.

Meskipun saat ini disebut SPMB, mekanismenya masih sama seperti tahun sebelumnya saat masih bernama PPDB.

"Sama, dimulai dari pembuatan akun terus orang tua atau anak meng-upload, ada tahap verifikasi. Terus nanti baru pengumuman (seleksi) administrasi. Tidak ada perubahan," tegasnya.

Menurutnya, jadwal SPMB yang lebih awal dari SMP umum menjadi keunggulan tersendiri agar siswa yang tidak diterima masih punya peluang masuk lewat jalur afirmasi, prestasi, atau domisili di sekolah lain.

Bambang berharap proses SPMB kali ini berjalan lancar dan minat masyarakat terhadap SKO semakin meningkat. Tahun lalu, ada 164 pendaftar, sementara kuota tetap 64 siswa.

"Harapannya dengan usia SKO yang sudah hampir 2 tahun ini untuk animonya semakin banyak. Kalau banyak pilihannya yang untuk diterima juga lebih banyak dari hasil tesnya seperti itu," tuturnya.

Dia juga berharap siswa angkatan baru bisa menorehkan prestasi hingga level internasional. "Harapan saya juga dari angkatan ini nanti bisa melahirkan prestasi di tingkat internasional atau dunia seperti kakak-kakaknya yang sekarang kelas 9, ada yang kelas 8 itu sudah level dunia atau internasional," tandasnya. (zia/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#spmb #kota solo #SKO