Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Implementasi Deep Learning, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Ajak Siswa Bikin Ecoprint Teknik Steaming

Fauziah Akmal • Selasa, 13 Mei 2025 | 22:51 WIB

 

Siswa kelas III salah satu SD di Solo mengikuti outing class pembuatan ecoprint teknik steaming, Jumat (9/5).
Siswa kelas III salah satu SD di Solo mengikuti outing class pembuatan ecoprint teknik steaming, Jumat (9/5).

RADARSOLO.COM – Konsep deep learning yang digaungkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sudah diterapkan di sekolah-sekolah di Kota Solo. Salah satunya melalui kegiatan outing class pembuatan ecoprint teknik steaming, yang digelar SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Jumat (9/5).

Deep learning merupakan pembelajaran mendalam seharusnya melahirkan proses belajar yang berkesadaran, membahagiakan, dan bermakna. Semangat ini diterapkan di salah satu SD swasta di Solo.

Tercatat 66 siswa kelas III belajar langsung di Roel’s Craft Handmade, Nusukan, Banjarsari, Solo. Mereka tidak hanya dikenalkan teknik pewarnaan alami, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan.

Koordinator tim kelas III Atit Nur Ariyanna menjelaskan, kegiatan ini bentuk realisasi dari pembelajaran deep learning. Sebab para siswa diberi pengetahuan mendalam terkait konteks nyata, bukan sekadar hafalan.

“Siswa dikenalkan teknik pewarnaan menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Juga mengedukasi bahaya penggunaan bahan kimia untuk industri tekstil,” jelasnya.

Sebelumnya, siswa telah mencoba teknik ecoprint pukul (pounding). Kali ini, mereka dikenalkan dengan teknik steaming. Yakni proses mencetak motif daun ke kain melalui pengukusan.

Teknik ini lebih kompleks, karena melibatkan proses panjang. Seperti perendaman kain dalam air tawas, penataan daun, penggulungan kain, pengikatan, hingga pengukusan selama dua jam.

“Kami dilibatkan secara langsung dalam proses pembuatan ecoprint teknik steaming. Kami juga diberi kebebasan untuk bertanya dan berdiskusi saat praktik,” ujar salah seorang siswa Medina Khanza Rafani. (zia/fer)

 

Editor : fery ardi susanto
#ecoprint teknik steaming #Outing Class #Pembelajaran Deep Learning #kemendikdasmen