Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

I Nyoman Sukerna Jadi Profesor ke-21 ISI Surakarta

Fauziah Akmal • Minggu, 15 Juni 2025 | 20:08 WIB
BANGGA: Rektor ISI Surakarta I Nyoman Sukerna menampilkan karya musik berjudul Gendot di Pendapa GPH Joyokusumo kampus setempat (12/6/2025).
BANGGA: Rektor ISI Surakarta I Nyoman Sukerna menampilkan karya musik berjudul Gendot di Pendapa GPH Joyokusumo kampus setempat (12/6/2025).

RADARSOLO.COM — Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta I Nyoman Sukerna resmi dikukuhkan sebagai guru besar dalam kepakaran Kajian Budaya Bali. Pengukuhan digelar di Pendapa GPH Joyokusumo kampus setempat (12/6/2025).

Nyoman menjadi profesor ke-21 yang dilahirkan ISI Surakarta.

Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul Legasi dan Viralitas Inovasi Tradisi: Pembelajaran dari Perjalanan Gong Kebyar, Nyoman mengulas perjalanan musik tradisional Bali yang lahir di awal abad ke-20.

Musik ini sebagai bentuk ekspresi artistik masyarakat Buleleng di tengah tekanan kolonialisme.

"Lembaga pendidikan seni seperti ISI Surakarta memiliki peran strategis sebagai penghubung antara warisan leluhur, penelitian ilmiah, kreasi artistik, dan diseminasi kepada publik," paparnya.

Nyoman turut menampilkan karya musik berjudul Gendot ciptaan mendiang I Wayan Sadra. Komposisi ini dinilainya merepresentasikan semangat pembaharuan dalam bingkai tradisi.

Ketua Senat ISI Surakarta Sri Rochana menyebut pencapaian menjadi guru besar di perguruan tinggi seni bukanlah hal yang mudah.

"Ini dicapai dengan kerja keras dan jerih payah luar biasa. Tidak mudah melahirkan guru besar di ISI Surakarta," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Bambang Nugroho menambahkan, pengukuhan ini menjadi bentuk komitmen ISI Surakarta dalam menjaga seni, budaya, dan ilmu pengetahuan sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

"Kami percaya kehadiran profesor di lembaga ini akan memberi inspirasi, motivasi, dan pengetahuan yang berharga bagi sivitas akademika ISI Surakarta dan masyarakat luas," ujarnya. (zia/nik)

Editor : Niko auglandy
#I Nyoman Sukerna #ISI #surakarta