RADARSOLO.COM – Potensi wisata di Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar terus digali. Salah satunya melalui film pendek, dengan mengambil lokasi syuting di Desa Girimulyo. Selan itu, warga lokal terutama anak-anak juga dilibatkan sebagai pemeran dalam film.
Produksi film di Desa Girimulyo ini atas inisiatif mahasiswa dan dosen Prodi Film dan Televisi Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Potensi wisata dan kearifan lokal setempat coba diangkat, dengan melibatkan warga. Termasuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Workshop pembuatan film dipusatkan di balai Desa Girimulyo, pekan lalu. Selain mahasiwa, hadir pula sutradara M. Farel Putra Atmadja dan YouTuber Bintang Febrian Renanda.
“Warga setempat khususnya pemuda karang taruna ikut belajar tata cahaya dan produksi video. Ini upaya memanfaatkan teknologi, untuk mengangkat potensi wisata dan UMKM lokal,” kata inisiator program Titus Soepono Adji.
Produksi film dilakukan 13-14 Juni di sejumlah destinasi. Di antaranya Senatah Adventure, kebun teh Gunung Cilik, serta lapangan wisata. Tokoh masyarakat Desa Girimulyo Gembel dilibatkan sebagai pemeran utama.
“Antusiasme warga Desa Girimulyo sangat tinggi. Semoga ini memicu karya dan pergerakan ekonomi lokal melalui film,” sambung ketua tim pengusul Prajanata Bagiananda Mulia.
Rencananya, film akan tayang perdana di balai Desa Girimulyo, pada 21 Juni. Bertepatan dengan acara Keraton ISI Solo, sekaligus langkah awal promosi digital berkelanjutan. (zia/fer)
Editor : fery ardi susanto