RADARSOLO.COM-Plaza Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Surakarta berubah menjadi etalase rasa, Selasa (8/7/2025) pagi-siang.
Merayakan hari jadi ke-26 tahun, kampus pariwisata tersebut menyelenggarakan Lokakarya bertajuk 'Reka Cipta Juwita' dari tangan mahasiswa.
Satu per satu pengunjung mendatangi stan-stan yang tersaji.
Mereka mencicipi ragam kuliner tradisional yang dikemas lebih menggugah selera.
Seperti serabi kuah, onde-onde kumbu, onde-onde cepuis, kue mangkok, bakpia, jadah tempe, apem, kembang goyang, hingga wajik yang siap memanjakan lidah siapapun yang memakannya.
Ketua STP Sahid Surakarta Agus Solikhin mengungkapkan, agenda ini bukan hanya sekadar bagian dari perayaan hari ulang tahun STP Sahid Surakarta yang ke-26.
Lebih dari itu, Lokakarya ini ditujukan untuk memotivasi mahasiswa agar lebih siap menghadapi persaingan saat ini sangat ketat.
"Semua sangat senang dengan produk-produk yang diolah oleh mahasiswa. Sangat bagus, enak. Ada jadah, apem, kue-kue tradisional. Saya coba enak sekali. Ada juga yang memodifikasi jadah sama nori plus daging, ini mungkin nanti bisa menjadi makanan yang unik," beber Agus kepada radarsolo.com.
Pembantu Ketua 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan STP Sahid Surakarta Kris Cahyani Ermawati menjelaskan, Loka Karya adalah bagian dari karya boga STP Sahid Surakarta.
Seperti diketahui, mereka memiliki tiga peminatan yang di antaranya yakni perhotelan, kuliner, dan usaha perjalanan wisata (UPW).
"Fokusnya untuk jurusan kuliner. Loka Karya ini merupakan gabungan dari semua mata kuliah yang ada di kuliner. Gabungan semua dosen dan mahasiswa dari semester bawah hingga semester atas," sebut wanita yang juga merupakan inisiator kegiatan ini.
Kreasi mahasiswa pun diuji. Mereka dibebaskan untuk memilih menu makanan yang akan disajikan dengan persetujuan dosen.
Baca Juga: STP Sahid Surakarta Resmi Luluskan 192 Wisudawan, Ketua: Anda Masa Depan untuk Pariwisata Indonesia
Total ada 12 stan yang berdiri di area plaza, melibatkan sekitar 98 mahasiswa jurusan kuliner.
"Ada main stand-nya juga. Mahasiswa melakukan atraksi flambe atau atraksi masak dengan api diatas pan. Kalau stand lainnya menyajikan makanan siap saji yang sudah kita masak di Lab.Kitchen. Harapannya karya boga ini bisa diselenggarakan per semester dua kali," sambungnya.
Kepala Humas & Marketing STP Sahid Surakarta Afiefah Sulistiyowati menjelaskan, kegiatan bertajuk Reka Cipta Juwita ini juga bertujuan untuk meningkatkan engagement plus interaksi langsung.
"Mahasiswa bisa eksplor dari karyanya sendiri. Mereka juga bisa mempertunjukkan kemampuannya untuk membangun kepercayaan diri. Karena biasanya orang kuliner kebanyakan di belakang (dapur). Jadi, dengan agenda ini mereka bisa bertemu orang dan mengasah social intelligence," kata Afiefah. (nis)
Editor : Tri wahyu CahyonoSumber : Radar Solo